Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN WAJIB BELAJAR PENDIDIKAN DASAR SEMBILAN TAHUN DI KECAMATAN DARUL MAKMUR KABUPATEN NAGAN RAYA
Pengarang
George Herisusanto - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0709200050023
Fakultas & Prodi
Fakultas Pasca Sarjana / Administrasi Pendidikan (S2) / PDDIKTI : 86104
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : prog. studi magister pendidikan., 2011
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Setiap warga negara berhak untuk menikmati pendidikan tanpa terkecuali, namun sampai saat ini masih banyak warga negara yang belum menikmati pendidikan dengan mudah dan merata. Salah satu upaya pemerintah untuk memenuhi hak-hak warga negara tersebut adalah dengan adanya implementasi program wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana basil implementasi, faktor pendukung dan faktor penghambat serta dampak dari program wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun di Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif sedangkan pendekatan penelitian ini yaitu pendekatan Inquiry Qualitative Interactive. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, studi dokumentasi dan observasi. Subjek penelitian ini adalah kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Darul Makmur, kepala sekolah SD, kepala sekolah SMP dan tokoh masyarakat. Hasil penelitian yang diperoleh adalah sebagai berikut:(1) Implementasi kebijakan wajib belajar pendidikan dasar di Kecamatan Darul Makmur telah berhasil yang ditandai dengan adanya pergerakan APK dan APM dari tahun 2008 sampai dengan 2010 antara lain: pada tahun 2008 APK SD =124%, tahun 2009 =106 % dan tahun 2010 =99%. Sementara APM-nya tahun 2008 =115%, tahun 2009 =113% dan
tahun 2010=93%. Sedangkan APK SMP pada tahun 2008 =89,95%, pada tahun 2009
=92,81% dan pada tahun 2010 =93,00%. Sementara APM-nya pada tahun 2008
=74,36%, pada tahun 2009 =90,23% dan pada tahun 2011 naik menjadi 91,00%;
rendahnya anak yang putus sekolah; dan tidak ada perbedaan antara murid laki-laki
dan perempuan dalam memperoleh pendidikan. (2) faktor pendukungnya adalah berkaitan dengan tersedianya biaya, sarana/prasarana, peran pemerintah dan peran media. (3) faktor penghambatnya adalah tingkat pendidikan orang tua siswa, konflik
internal keluarga dan jarak dari rumah ke sekolah. (4) keberhasilan kebijakan
tersebut akan berdampak kepada pemerintah, masyarakat dan individu murid.
Kata kunci : kebijakan dan wajib belajar
Tidak Tersedia Deskripsi
KEMAMPUAN SISWA KELAS VII SMP NEGERI 5 DARUL MAKMUR MENULIS DONGENG (Samsul Rizal, 2014)
PERILAKU SADAR GIZI IBU RUMAH TANGGA DI DESA SERBAGUNA KECAMATAN DARUL MAKMUR KABUPATEN NAGAN RAYA (Nova DianSari EkaNingsih, 2016)
PERKEMBANGAN MUSIK TERBANGAN DI DESA SERBAJADI KECAMATAN DARUL MAKMUR KABUPATEN NAGAN RAYA (FEBI MAHQVIRA, 2020)
KETERAMPILAN BERMAIN BOLA VOLI PADA SISWA SMP NEGERI 6 DARUL MAKMUR KABUPATEN NAGAN RAYA TAHUN PELAJARAN 2013/2014 (Marlina, 2014)
KEMAMPUAN LEMPAR LEMBING PADA SISWA SMA NEGERI 3 DARUL MAKMUR KABUPATEN NAGAN RAYA TAHUN PELAJARAN 2013/2014 (Damharius, 2014)