Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
LAPORAN KERJA PRAKTEK
PENGAMATAN KEBUNTINGAN DAN PENANGANAN KELAHIRAN PADA SAPI PERAH DI BALAI BESAR PELATIHAN KESEHATAN HEWAN CINAGARA BOGOR
Pengarang
MUHAMMAD ALI YAKUB - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Juli Melia - 197701112008122002 - Dosen Pembimbing I
Nomor Pokok Mahasiswa
2202001010023
Fakultas & Prodi
Fakultas Kedokteran Hewan / Kesehatan Hewan (D3) / PDDIKTI : 54461
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Kedokteran Hewan., 2025
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Tugas akhir ini bertujuan untuk mengamati proses kebuntingan dan penanganan kelahiran pada sapi perah (Bos taurus) secara normal di Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan Cinagara, Bogor, Jawa Barat. Pengamatan kebuntingan dini sangat penting untuk manajemen ekonomi peternak, karena memungkinkan penanganan yang tepat jika terjadi infertilitas dan menekan biaya produksi. Proses pengamatan meliputi deteksi kebuntingan melalui tanda-tanda seperti tidak adanya birahi kembali setelah 21 hari, sapi terlihat tenang, peningkatan berat badan, pembesaran ambing, dan pergerakan fetus. Penanganan kelahiran normal melibatkan bantuan saat partus jika diperlukan, pembersihan pedet dari lendir, pemberian iodin pada tali pusar, dan pemindahan pedet ke kandang khusus. etelah melahirkan, induk sapi juga memerlukan manajemen pakan yang baik untuk produksi kolostrum dan susu berkualitas, serta pemulihan reproduksi. Secara keseluruhan, pengamatan dan penanganan yang teliti selama kebuntingan dan kelahiran sangat krusial untuk mencegah komplikasi seperti keguguran atau kerusakan organ reproduksi, yang dapat memengaruhi kebuntingan berikutnya dan kesehatan induk serta pedet.
Kata Kunci : Sapi bunting, Penanganan kelahiran sapi, Anak Sapi
This final project aims to observe the pregnancy process and normal calving management in dairy cows (Bos taurus) at the Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan Cinagara, Bogor, West Java. Early pregnancy detection is crucial for the economic management of livestock, as it allows for timely intervention in cases of infertility and reduces production costs. The observation process includes detecting pregnancy through signs such as the absence of estrus after 21 days, the cow appearing calm, weight gain, udder enlargement, and fetal movement. Normal calving management involves assisting during parturition if necessary, cleaning the calf from mucus, applying iodine to the umbilical cord, and transferring the calf to a special pen. Post-calving, the dam also requires good feeding management for quality colostrum and milk production, as well as reproductive recovery. Overall, meticulous observation and management during pregnancy and calving are critical to prevent complications such as abortion or reproductive organ damage, which can affect subsequent pregnancies and the health of both the dam and the calf. Keywords : Pregnant cow, Handling cow births, Calves
PENANGANAN PROLAPSUS UTERI PADA SAPI FRIESIAN HOLSTEIN (FH) DI BBPKH CINAGARA BOGOR (NATASYA ANGGREANI, 2025)
ASISTENSI OPERASI CAESAR DALAM PENANGANAN DISTOKIA PADA KUCING DOMESTIK DI KLINIK BALAI BESAR PELATIHAN KESEHATAN HEWAN (BBPKH) CINAGARA BOGOR (RAYHAN BURHAN, 2025)
PENANGANAN ABSES PADA SAPI FRIESIAN HOLSTEIN (FH) DI PETERNAKAN SAPI PERAH YUZA PADANG PANJANG SUMATERA BARAT (M FIGO YUZA, 2025)
IDENTIFIKASI PARASIT GASTROINTESTINAL PADA SAPI PERAH DI KOTA PADANG PANJANG (MULKIAH HILMI, 2019)
FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBUNTINGAN MENGGUNAKAN INSEMINASI BUATAN (IB) STRAW SAPI ACEH DI WILAYAH LAYANAN PUSAT KESEHATAN HEWAN BUKLOH KABUPATEN ACEH BESAR (Raisa Mauliza Riska, 2018)