<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="162871">
 <titleInfo>
  <title>PENERAPAN ASAS LEX SPECIALIS SYSTEMATIS DALAM TINDAK PIDANA KORUPSI DI INDONESIA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Wahyudin</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Asas lex specialis systematis merupakan prinsip hukum yang menyatakan &#13;
bahwa ketentuan pidana yang bersifat khusus apabila pembentuk undang-undang &#13;
memang bermaksud untuk memberlakukan ketentuan pidana tersebut sebagai &#13;
suatu ketentuan pidana yang bersifat khusus atau akan bersifat khusus dari khusus &#13;
yang telah ada. Dalam penegakan hukum di Indonesia, asas ini memainkan peran &#13;
penting untuk menerapkan ketentuan pidana khusus yang tepat pada satu &#13;
perbuatan pidana/delik pidana yang melanggar beberapa ketentuan pidana yang &#13;
khusus, seperti melanggar delik Undang-Undang Perkebunan, Undang-Undang &#13;
Lingkungan, dan Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi, secara bersamaan. &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan asas lex specialis &#13;
systematis dalam suatu kasus yang memenuhi delik korupsi serta terpenuhi pula &#13;
unsur pasal Undang-undang Perkebunan dan Undang-undang Lingkungan yang &#13;
secara hirarki peraturan perundang-undangan sama-sama undang-undang pidana &#13;
khusus, serta dampaknya terhadap kepastian dan keadilan hukum di Indonesia.  &#13;
Metode Penelitian yang digunakan adalah metode penelitian yuridis &#13;
normatif, dengan sumber data adalah bahan hukum primer, bahan hukum &#13;
sekunder, bahan hukum tersier, dan bahan non hukum. Penelusuran bahan hukum &#13;
tersebut dilakukan dengan membaca, mendengar, maupun penelusuran bahan &#13;
hukum melalui media digital, dengan analisis terhadap peraturan perundang&#13;
undangan, putusan pengadilan, dan doktrin hukum.  &#13;
Hasil penelitian menunjukkan walaupun suatu perbuatan sudah ada aturan &#13;
yang mengatur secara khusus, namun bila ada kelima ukuran sebagaimana &#13;
diuraikan di atas yaitu terpenuhinya unsur kerugian keuangan negara atau &#13;
perekonomian negara akibat dari melawan hukum yang dilakukan pegawai negeri &#13;
atau penyelenggara negara atau orang yang mempunyai hubungan hukum dengan &#13;
penyelengara negara, maka dapat dijerat dengan UU Tipikor, yang berlandaskan &#13;
kepada asas asas lex specialis Systematis dan asas lex consumen derogat legi &#13;
consumte. &#13;
Diperlukan pemahaman yang konsisten dan komprehensif terhadap asas ini &#13;
untuk mencegah terjadinya konflik norma dan memberikan kepastian hukum &#13;
dalam penanganan tindak pidana kedepan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CORRUPTION IN GOVERNMENT - LAW</topic>
 </subject>
 <classification>345.023 23</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>162871</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-17 14:24:39</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-11-18 15:43:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>