<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="162849">
 <titleInfo>
  <title>KINERJA BRESING SIKU SISTEM RANGKA BRESING KONSENTRIK DENGAN VARIASI PANJANG BATANG TERHADAP RANDOM VARIABLE AMPLITUDE LOADING</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD HAFIDZ AKBAR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sistem Rangka Bresing Konsentrik (SRBK) merupakan salah satu sistem struktur yang banyak digunakan pada bangunan tahan gempa karena memiliki kekakuan lateral yang tinggi dan kemampuan disipasi energi yang baik. Dengan kekakuan lateral tersebut, deformasi bangunan akibat gaya gempa dapat dikendalikan secara efektif. Elemen utama dari sistem ini adalah batang bresing diagonal yang berfungsi menahan gaya aksial serta berperan sebagai disipator energi utama saat terjadi beban gempa. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja bresing siku tunggal dengan variasi panjang batang terhadap riwayat pembebanan Random Variable Amplitude Loading (RVAL), yang merepresentasikan karakteristik pembebanan gempa secara acak dan tidak teratur. Tiga variasi panjang batang yang digunakan adalah 400 mm, 800 mm, dan 1200 mm. Pemodelan dan analisis elemen hingga dilakukan menggunakan perangkat lunak Abaqus 2020 dengan skema pembebanan tarik–tekan secara siklik berdasarkan riwayat RVAL. Parameter kinerja yang dianalisis meliputi kekuatan, kekakuan, dan energi disipasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panjang batang memiliki pengaruh signifikan terhadap seluruh parameter kinerja, di mana model dengan batang terpendek (400 mm) menunjukkan kekuatan, kekakuan, dan disipasi energi tertinggi. Selain itu, respons struktur terhadap variasi amplitudo perpindahan menunjukkan perilaku nonlinier dan tidak simetris. Kekuatan dan energi disipasi meningkat lebih signifikan saat amplitudo perpindahan diperbesar, sedangkan kekakuan justru menurun lebih besar saat amplitudo meningkat dibandingkan saat amplitudo menurun. Hal ini menunjukkan bahwa deformasi besar mempercepat degradasi kekakuan akibat akumulasi kerusakan plastis. Temuan ini menegaskan bahwa urutan siklus dan riwayat deformasi sangat memengaruhi performa bresing terhadap beban gempa yang bersifat acak.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>162849</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-17 13:50:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-17 14:54:32</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>