<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="162817">
 <titleInfo>
  <title>EFISIENSI PENYERAPAN ION LOGAMCU(II) MENGGUNAKAN BOTTOM ASH DARI  RNBATUBARA TULANG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD INDRA DISTA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Karya Kerja Ilmiah</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Industri Logam Cu termasuk ke dalam logam berat yang bersifat toksik. Ion logam Cu(II) banyak terdapat pada &#13;
limbah industri pelapisan logam sehingga dapat mencemarkan lingkungan. Oleh sebab itu, perlu adanya usaha &#13;
untuk mengurangi pencemaran ion logam Cu(II). Salah satu teknologi terkemuka yang digunakan dalam &#13;
mengatasi masalah ini adalah pemanfaatan adsorben dari limbah Batubara Tulang untuk menyerap logam &#13;
berat dengan menggunakan Bottom Ash yang diaktifasi secara fisika dan kimia. Parameter yang diuji untuk &#13;
melihat kemampuan adsorpsi adalah waktu kontak, konsentrasi awal, jenis activator dan suhu. Adsorben yang &#13;
digunakan dalam proses adsorpsi adalah Batubara Tulang hasil pembakaran pada suhu 8000C dan diaktivasi &#13;
dengan aktivator NaCl 0,75M. Konsentrasi larutan Cu(II) yang digunakan adalah 1692 mg/L, temperatur 27˚C, &#13;
pH 5 dan waktu kontak (0, 5, 10, 15, 20, dan 25 menit). Konsentrasi awal logam Cu sebelum dan sesudah &#13;
adsorpsi diuji menggunakan AAS. Hasil penelitian  yang diperoleh menunjukkan bahwa efisiensi penyerapan &#13;
maksimum yang mampu dilakukan oleh adsorben yaitu 99,55% dengan menggunakan Bottom Ash Batubara &#13;
Tulang teraktivasi NaCl 0,75 M, konsentrasi awal 1692 mg/L dan suhu 27˚C. Semakin besar konsentrasi awal &#13;
maka efisiensi penyerapan logam Cu semakin meningkat.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>162817</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-17 13:24:48</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-17 20:15:11</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>