PENGARUH KEPEMILIKAN MANAJERIAL DAN KEBIJAKAN HUTANG TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK JAKARTA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

PENGARUH KEPEMILIKAN MANAJERIAL DAN KEBIJAKAN HUTANG TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK JAKARTA


Pengarang

Muhammad Junaidi AR - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0392070023

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Akuntansi (S2) / PDDIKTI : 62101

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Akuntansi., 2006

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bukti empiris mengenai pengaruh kepemilikan manajerial dan kebijakan hutang terhadap kinerja keuangan. Berdasarkan teori keagenan yang dikembangkan oleh Jansen and Mackeling (1976) ada konflik kepentingan antara manajer dan pemilik karena manajer dapat berperilaku opportunistic. Leland dan Pyle dan Ross (1977) menyajikan hipotesis bahwa kepemilikan manajerial dan kebijakan hutang dapat membantu menyelesaikan asimetri informasional antara manajer dengan investor eksternal. Wahidawati (200 I) menyatakan kepemilikan manajerial adalah pemegang saham dan pihak manajemen yang secara aktif ikut dalam pengambilan keputusan keuangan perusahaan dengan melihat kinerja keuangan sebagai dasar pengambilan keputusan peusahaan.
Pemilihan Sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling terhadap seluruh perusahaan industri manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta sebanyak meliputi 108 perusahaan dengan observasi tahunan dari tahun 2002, 2003 dan 2004. Penguj ian hipotesis dilakukan dengan menggunakan regresi berganda.
Hasil analisis data terhadap asumsi klasik menunjukan bahwa data berdistribusi normal dan tidak terdapat gejala multikolinieritas dan autokorelasi dengan menggunakan metode Durbin-Waston d dengan demikian model telah memenuhi asumsi klasik. Hasil pengujian secara simultan dengan uji F menunjukan bahwa variabel kepemilikan manajerial dan kebijakan hutang secara simultan memiliki hubungan yang lemah terhadap variabel kinerja keuangan. Hasil pengujian secara parsial menunjukan bahwa variabel kepemilikan manajerial dan variabel kebijakan hutang tidak menunjukan pengaruh yang signifikan terhadap variabel kinerja keuangan.
Kesimpulan penelitian ini bahwa variabel kepemilikan manajerial dan variabel kebijakan hutang tidak menunjukan pengaruh yang signifikan terhadap variabel kinerja keuangan baik secara simultan secara parsial pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta.

Kata Kunci : Kepemilikan Manajerial, Kebijakan Hutang, Kinerja Keuangan

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK