<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="162783">
 <titleInfo>
  <title>UJI ANTIINFLAMASI EMULGEL KOMBINASI MINYAK NILAM DAN MINYAK PALA PADA MENCIT (MUS MUSCULUS) DENGAN INDUKSI KARAGENAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ORISA AMANDA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas mipa</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Senyawa aktif dalam minyak nilam dan minyak pala diketahui memiliki aktivitas antiinflamasi, sehingga berpotensi diformulasikan dalam bentuk sediaan topikal sebagai alternatif pengobatan inflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas antiinflamasi dari sediaan emulgel yang mengandung kombinasi minyak nilam dan minyak pala, serta mengevaluasi mutu sediaannya. Emulgel diformulasikan menjadi lima formula yang terdiri dari basis emulgel (F0), dua formula dengan minyak atsiri tunggal (F1 dan F2), dan dua formula dengan kombinasi minyak atsiri (F3 dan F4). Evaluasi mutu meliputi uji organoleptik, homogenitas, daya lekat, daya sebar, pH, viskositas, stabilitas 6 siklus, sentrifugasi, iritasi kulit, dan stabilitas senyawa kimia antiinflamasi dengan GC-MS. Aktivitas antiinflamasi diuji menggunakan metode induksi karagenan. Hasil pengujian mutu menunjukkan seluruh formula memenuhi persyaratan mutu sediaan emulgel dan tidak menimbulkan iritasi. Senyawa patchouli alcohol pada minyak atsiri nilam dan α-pinene pada minyak atsri pala merupakan senyawa yang stabil dalam sediaan emulgel. Hasil uji aktivitas antiinflamasi menunjukkan emulgel F3 memiliki aktivitas antiinflamasi yang terbaik dengan persen inhibisi edema tertinggi yaitu 59,68% serta memiliki kestabilan senyawa antiinflamasi dari kombinasi minyak nilam 4% dan minyak pala 6%. Kesimpulan penelitian ini membuktikan bahwa minyak nilam dan minyak pala dapat diformulasikan sebagai sediaan emulgel yang memenuhi persyaratan mutu dan memiliki aktivitas antiinflamasi terbaik pada F3. &#13;
&#13;
Kata Kunci: Antiinflamasi, metode induksi karagenan, minyak nilam, minyak pala.&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>162783</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-17 12:56:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-17 14:30:51</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>