<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="162733">
 <titleInfo>
  <title>REPRESENTASI DISKRIMINASI PENYANDANG  DISABILITAS INTELEKTUAL DALAM FILM  MIRACLE IN CELL NO. 7 VERSI INDONESIA (ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SYIFA NABILA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Film  Miracle  In  Cell  No.  7  versi  Indonesia  merupakan  film  adaptasi  yang mengangkat isu tentang diskriminasi  terhadap penyandang disabilitas intelektual. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Penelitian ini bertujuan untuk merepresentasikan bentuk-bentuk diskriminasi yang dialami oleh tokoh utama dalam Film Miracle In Cell No. 7 versi Indonesia  menggunakan  analisis  semiotika  Roland  Barthes.  Sumber  data  dalam penelitian ini berasal dari screenshot scene, transkrip dialog dan dokumentasi dari film Miracle In Cell No. 7 versi Indonesia. Terdapat tujuh scene dalam Film Miracle In  Cell  No.  7  versi  Indonesia  memperlihatkan  gambaran  diskriminasi  verbal, nonverbal,  dan  fisik  yang  dialami  oleh  tokoh  penyandang  disabilitas  intelektual. Temuan  pada  penelitian  ini  dianalisis  menggunakan  analisis  semiotika  Roland Barthes  yang  menjelaskan  bentuk-bentuk  diskriminasi  terhadap  tokoh  utama melalui  makna  denotasi,  konotasi,  dan  mitos.  Dari  tujuh  scene  yang  di  analisis, ditemukan bahwa diskriminasi verbal paling sering terjadi. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa representasi media memiliki peran penting dalam membentuk dan merefleksikan realitas diskriminasi yang dihadapi oleh penyandang disabilitas intelektual di masyarakat. &#13;
Kata  Kunci  :  Film,  Diskriminasi,  Penyandang  Disabilitas,  Analisis  Semiotika Roland Barthes.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>162733</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-17 11:46:08</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-17 19:53:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>