ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPERNGARUHI KECELAKAAN TRANSPORTASI UMUM DI PROVINSI ACEH DENGAN INTEGRASI METODE PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS (PCA) DAN FUZZY ANALYTIC HIERARCHY PROCESS (FAHP) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPERNGARUHI KECELAKAAN TRANSPORTASI UMUM DI PROVINSI ACEH DENGAN INTEGRASI METODE PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS (PCA) DAN FUZZY ANALYTIC HIERARCHY PROCESS (FAHP)


Pengarang

ABDUL WAHAB - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Riski Arifin - 199505272022031011 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2004106010074

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Industri (S1) / PDDIKTI : 26201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Perkembangan teknologi transportasi yang pesat seiring pertumbuhan penduduk dan kemajuan ilmu pengetahuan tidak menghilangkan risiko kecelakaan lalu lintas, khususnya pada transportasi umum. Aceh menjadi salah satu provinsi dengan tingkat kecelakaan lalu lintas yang tinggi. Berdasarkan data Ditlantas Polda Aceh tahun 2018–2022, tercatat 2.939 kasus kecelakaan yang melibatkan bus dan mobil penumpang (L300) dengan tren fluktuatif tiap tahunnya. Kecelakaan ini disebabkan oleh sangat banyak faktor sehingga diperlukan pengelompokan faktor-faktor kecelakaan lalu lintas untuk mengidentifikasi faktor yang paling dominan terhadap kecelakaan lalu lintas khususnya pada bus dan mobil penumpang (L300). Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasi dan menganalisis faktor dominan penyebab kecelakaan transportasi umum di Aceh menggunakan metode Principal Component Analysis (PCA) dan Fuzzy Analytic Hierarchy Process (FAHP). PCA digunakan untuk mereduksi dan mengelompokkan variabel penyebab kecelakaan menjadi beberapa faktor utama, sedangkan FAHP digunakan untuk menentukan faktor paling dominan berdasarkan penilaian ahli. Data PCA dikumpulkan melalui kuesioner kepada 115 pengemudi bus dan L300 dengan teknik convenience sampling. Sedangkan FAHP melibatkan enam ahli transportasi. Hasil penelitian menunjukkan lima kelompok faktor kecelakaan, yaitu manusia dan lingkungan, manusia dan kendaraan, kendaraan dan lingkungan, manusia dan jalan, serta faktor manusia. Faktor dominan berdasarkan FAHP adalah rem blong, kelelahan pengemudi, dan hewan berkeliaran. Rekomendasi meliputi peningkatan pemeriksaan kendaraan, pengaturan jadwal kerja sopir, dan razia hewan liar oleh Satpol PP dan WH disertai sanksi bagi pemilik ternak. Upaya ini diharapkan mampu menekan angka kecelakaan transportasi umum di Aceh.
Kata Kunci: kecelakaan lalu lintas, transportasi umum, PCA, FAHP, bus, L300

Despite rapid developments in transportation technology and population growth, the risk of traffic accidents, especially in public transportation, remains high. Aceh is one of the provinces with a high rate of traffic accidents. According to data from the Aceh Provincial Police Traffic Directorate from 2018 to 2022, there were 2,939 accidents involving buses and L300 passenger vehicles, with fluctuating trends each year. These accidents are caused by numerous factors, which necessitates classifying traffic accident factors to identify the most dominant contributors to accidents involving buses and passenger vehicles (L300). This study uses Principal Component Analysis (PCA) and Fuzzy Analytic Hierarchy Process (FAHP) methods to classify and analyze the dominant factors causing public transportation accidents in Aceh. PCA reduces and groups accident-causing variables into several main factors, and FAHP determines the most dominant factors based on expert assessments. PCA data were collected through questionnaires administered to 115 bus and L300 drivers using convenience sampling. The FAHP involved six transportation experts. The study identified five groups of accident factors: human and environment, human and vehicle, vehicle and environment, human and road, and human factors. The dominant factors, as determined by FAHP, were brake failure, driver fatigue, and stray animals. Recommendations include enhancing vehicle inspections, regulating driver work schedules, and conducting wildlife raids by the Public Order Agency (Satpol PP) and the Wildlife Conservation Agency (WH). Penalties should be issued to livestock owners. These efforts are expected to reduce the number of public transportation accidents in Aceh. Keywords: traffic accidents, public transportation, PCA, FAHP, bus, L300

Citation



    SERVICES DESK