<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="162609">
 <titleInfo>
  <title>PEMANFAATAN EKSTRAK TAUGE SEBAGAI PUPUK UNTUK MENINGKATKAN POPULASI NANNOCHLOROPSIS SP.</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dita Anggraini</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS KELAUTAN DAN PERIKANAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Nannochloropsis sp. merupakan mikroalga yang umum digunakan sebagai pakan alami dalam tahap pembenihan ikan. Salah satu kendala utama dalam proses kultur mikroalga ini adalah tingginya biaya produksi, terutama akibat penggunaan media kultur yang mengandung senyawa murni. Oleh karena itu, diperlukan alternatif media yang lebih ekonomis dan mudah diperoleh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak tauge serta mengetahui dosis terbaik yang digunakan sebagai pupuk dalam meningkatkan populasi Nannochloropsis sp. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret hingga April 2025 di Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Ujung Batee, Aceh Besar. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan enam perlakuan dan tiga ulangan, yaitu A (kontrol), B (pupuk walne 1 mL/L), C (1,49%), D (2,93%), E (4,33%), dan F (5,69%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk tauge memberikan pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan Nannochloropsis sp. Perlakuan F (5,69%) menunjukkan hasil terbaik dengan kepadatan sel tertinggi sebesar 1.865×10⁴ sel/mL pada hari ke-5, laju pertumbuhan spesifik sebesar 0,44 sel/mL/hari, serta kandungan protein mencapai 49,10%. Temuan ini menunjukkan bahwa ekstrak tauge dapat dijadikan alternatif pupuk organik yang potensial untuk menunjang produksi mikroalga secara efisien dan berkelanjutan dalam skala pembenihan.&#13;
&#13;
Kata Kunci:  Nannochloropsis sp., ekstrak tauge, kepadatan, protein, mikroalga</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>162609</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-17 09:09:52</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-17 10:23:12</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>