<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="162599">
 <titleInfo>
  <title>POTENSI EKSTRAK BUAH MALAKA (PHYLLANTHUS EMBLICA L.) DALAM PERBAIKAN ORGAN REPRODUKSI TIKUS PUTIH JANTAN YANG MENGALAMI DIABETES</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nazaruddin</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Prog. Pascasarjana Unsyiah</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Dissertation</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Diabetes melitus (DM) merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin (resistensi insulin), atau kedua-duanya. Kondisi hiperglikemia yang tidak terkontrol dalam jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan berbagai sistem tubuh terutama sistem syaraf dan pembuluh darah. Diabetes mellitus merupakan salah satu jenis penyakit tidak menular yang mendunia dengan prevalensi kejadian yang terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Besarnya dampak dan risiko yang ditimbulkan dari penyakit DM tersebut, maka penderita DM harus mendapat penanganan yang serius dan terapi yang tepat. Akan tetapi mahalnya biaya perawatan untuk mengatasi penyakit DM dan mahalnya harga obat-obat kimia, serta efek samping dari obat-obat kimia yang sering dipakai dalam pengobatan DM, menjadikan penderita mencari alternatif penyembuhan penyakit dengan menggunakan ramuan obat yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Pada umumnya tumbuhan yang memiliki khasiat obat sangat mudah dijumpai dengan cara pembuatan ramuan yang mudah dan bahkan tanpa disertai efek samping. Salah satu tanaman yang dapat dimanfaatkan untuk mengatasi DM adalah buah malaka yang sudah dimanfaatkan masyarakat dalam mengatasi berbagai penyakit.&#13;
Studi yang mempelajari tentang dampak DM pada organ reproduksi dan efek terapi ekstrak buah malaka ditinjau dari konsentrasi hormon testosteron dalam darah, kualitas spermatozoa, dan sebaran reseptor androgen pada testis serta perubahan jaringan testis berdasarkan gambaran histopatologis dan imunohistokimia belum banyak dilaporkan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian ekstrak buah malaka terhadap performa organ reproduksi tikus DM tipe 2 yang diinduksi streptozotosin (STZ) secara vitro terhadap peningkatan kualitas spermatozoa, hormon testosteron, ekspresi reseptor androgen (RA), histopatologis dan imunohistokimia testis. &#13;
Penelitian ini terdiri atas 3 tahap. Penelitian Tahap I bertujuan menganalisis fitokomponen dan aktivitas antioksidan ekstrak buah malaka (phyllanthus emblica l) menggunakan tiga pelarut berbeda dengan uji fitokimia dan Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS) untuk mengidentifikasi dan mengukur senyawa bioaktif dan uji 2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl (DPPH) untuk mengukur aktivitas antioksidan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buah malaka yang diekstraksi dengan etanol dan etil asetat mengandung senyawa flavonoid, fenolik, terpenoid, dan saponin, sedangkan yang diekstraksi dengan n-heksana hanya mengandung steroid. Aktivitas antioksidan ekstrak etanol; etil asetat; dan n-heksana sangat kuat, dengan nilai IC50 masing-masing sebesar 18.81, 20.75, dan 31,01 ppm. Aktivitas antioksidan tertinggi terdapat pada ekstrak etanol buah malaka. Analisis GC-MS menunjukkan bahwa komponen kimia yang paling banyak terdapat pada ekstrak etanol dan etil asetat adalah 1, 2, 3 benzenetriol, sedangkan pada ekstrak n-heksana adalah eugenol. Berdasarkan komponen bioaktif dan aktivitas antioksidan, etanol merupakan pelarut yang optimal dalam mengekstraksi senyawa polifenol dan flavonoid yang memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi dari buah malaka untuk pemanfaatan dalam farmakognosi.&#13;
Penelitian Tahap 2 bertujuan menentukan dampak DM terhadap penurunan konsentrasi testosteron dan ekspresi reseptor androgen (RA) dan hubungannya dengan kualitas semen pada tikus Sprague Dawley. Dalam penelitian ini digunakan 20 tikus Sprague Dawley jantan, berusia sekitar 2 bulan, dengan berat antara 200-250 g. Tikus dibagi menjadi empat kelompok (n=5). P0 diinjeksikan buffer sitrat (placebo), P1, P2 dan P3 masing menerima suntikan STZ dengan dosis 20, 30, dan 40 mg/kg BB. Streptozotosin diberikan sebagai dosis tunggal secara intraperitoneal menggunakan buffer sitrat 0,1 M (pH 4,5) sebagai pelarut. Pada hari ke-56, kadar glukosa darah pada kelompok yang diberi perlakuan meningkat secara signifikan (P</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>162599</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-17 08:42:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-17 09:19:54</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>