<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="162565">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PENGUKURAN PRODUKTIVITAS PRODUKSI MENGGUNAKAN METODE AMERICAN PRODUCTIVITY CENTER (APC) (STUDI KASUS:</title>
  <subTitle>UMKM A.H SABANG)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rauzatul Husna</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>UMKM A.H Sabang merupakan usaha yang memproduksi bakpia kacang hijau di Banda Aceh. Sejak berdiri dari tahun 2001, usaha ini belum pernah melakukan pengukuran produktivitas. Selain itu, usaha ini menghadapi permintaan yang fluktuatif setiap bulannya serta pengeluaran tidak terduga seperti jumlah pembelian bahan baku yang menyesuaikan kebutuhan produksi sehingga mempengaruhi jumlah produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat produktivitas UMKM A.H Sabang dengan metode American Productivity Center (APC) yang menghasilkan indeks produktivitas (IP), indeks profitabilitas (IPF), dan indeks perbaikan harga (IPH). Data pada penelitian ini berupa data input (biaya bahan baku, tenaga kerja, energi listrik, dan modal) dan output (nilai penjualan) dari Januari hingga Desember 2023. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata IP input total sebesar 119,433 yang menandakan peningkatan produktivitas sebesar 19,43%, IPF sebesar 119,127 yang mengindikasikan peningkatan keuntungan, dan IPH sebesar 0,997 yang menunjukkan penurunan pengaruh harga terhadap output. Penurunan IP dan IPF paling signifikan terjadi pada input energi listrik sebesar 79,529 yang disebabkan oleh penggunaan listrik yang tidak sesuai kebutuhan produksi serta tagihan listrik masih bersatu dengan penggunaan rumah tangga sehingga perlu dipisahkan dan dipantau secara rutin. Peningkatan IP dan IPF terbesar yaitu 146,662 serta IPH sebesar 1,000 terjadi pada input tenaga kerja, capaian ini tetap perlu dijaga melalui pelatihan berkala dan evaluasi kerja yang konsisten. Hasil ini mengindikasikan bahwa produktivitas dan profitabilitas secara umum positif namun diperlukan evaluasi terhadap perencanaan produksi yang lebih baik dan pengelolaan sumber daya yang efisien untuk mempertahankan serta meningkatkan produktivitas.&#13;
Kata Kunci: Pengukuran Produktivitas, American Productivity Center (APC), indeks produktivitas (IP), indeks profitabilitas (IPF), indeks perbaikan harga (IPH)&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>162565</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-16 23:10:13</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-17 09:49:51</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>