<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="162559">
 <titleInfo>
  <title>PEMETAAN GEOLOGI DAN STUDI KARAKTERISTIK BATUAN SERPENTINIT MENGGUNAKAN METODE X-RAY FLOURESCENCE DI KECAMATAN INDRAPURI KABUPATEN ACEH BESAR PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Putri Zawil Marhammah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Aceh merupakan salah satu provinsi dengan kekayaan sumber daya alam, termasuk keterdapatan batuan metamorf yang berpotensi untuk menjadi bahan dasar pembuatan pupuk. Penelitian ini bertujuan mengetahui potensi batuan serpentinit secara optimal. Secara geologi, penelitian ini menargetkan Formasi Komplek Indrapuri (Tuic) berdasarkan keterdapatannya batuan serpentinit pada Formasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kondisi geologi daerah penelitian melalui pemetaan geologi. Selain itu, dilakukan metode analisis X-Ray Flourescence pada batu serpentinit dengan tujuan mengetahui komposisi pada batuan serpentinit. Penelitian ini dilakukan dengan tiga metode penelitian yaitu pemetaan geologi, analisis petrografi serta analisis X-Ray Fluorescence. Pada pemetaan geologi dilakukan dengan mengamati 7 satuan batuan yang ditemukan pada lokasi penelitian meliputi satuan endapan konglomerat (Qh), satuan konglomerat (QTps), satuan batupasir karbonatan (QTps), satuan batupasir tufan (Tuic), satuan batu serpentinit (Tuic), satuan batu gamping (Tlm), dan satuan batu basalt (Tlm). Pada saat pengamatan bentang alam di lokasi penelitian didapati bentang alam berupa bentang alam denudasional (D3 &amp; D5), bentang alam struktural (S4), bentang alam vulkanik (V14) dan bentang alam fluvial (F1 &amp; F3). Hasil analisis X-Ray Fluorescence pada batu serpentinit di Formasi Komplek Indrapuri (Tuic) menunjukkan komposisi berat massa unsur pada batu serpentinit dengan unsur dominan magnesium oksida (MgO) memiliki persentase 52,96% dan unsur silika (SiO2) memiliki persentase 41.83 %. Selain unsur dominan, terdapat unsur minor yaitu Fe2O3 memiliki persentase 4.991 %.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>162559</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-16 22:57:57</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-17 09:46:22</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>