Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERSEPSI MASYARAKAT ACEH TERHADAP PERAN DAN FUNGSI LEMBAGA WALI NANGGROE
Pengarang
Yuda Muhaqqi Nugraha - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Muliawati - 199205242024212001 - Dosen Pembimbing I
Ubaidullah - 197805162009121001 - Penguji
Faradilla Fadlia - 198410012014042001 - Penguji
Nomor Pokok Mahasiswa
2010103010132
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Politik (S1) / PDDIKTI : 67201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala., 2025
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian ini dilatar belakangi oleh munculnya persepsi negatif dari masyarakat Aceh terhadap efektivitas Lembaga Wali Nanggroe (LWN), yang dinilai belum optimal dalam menjalankan peran sebagai pemersatu dan penjaga nilai-nilai adat serta penyelesaian konflik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana persepsi masyarakat terhadap peran dan fungsi LWN dalam konteks sosial, politik, dan budaya Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan analisis regresi linear sederhana. Teori yang digunakan sebagai landasan analisis adalah teori persepsi sosial serta teori kelembagaan (institutional theory), yang menjelaskan bagaimana legitimasi dan ekspektasi masyarakat mempengaruhi kinerja lembaga publik. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner terhadap 111 responden dari lima kabupaten/kota di Aceh yang dipilih secara acak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat memiliki pengaruh signifikan terhadap peran dan fungsi LWN. Mayoritas responden menunjukkan persepsi negatif yang dipicu oleh kurangnya transparansi, lemahnya peran mediasi konflik, dan kurangnya implementasi program adat dan budaya. Dengan demikian, hipotesis alternatif (H₁) diterima, sementara hipotesis nol (H₀) ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa persepsi masyarakat Aceh yang cenderung negatif memiliki pengaruh yang signifikan terhadap efektivitas peran dan fungsi Lembaga Wali Nanggroe.
Kata Kunci : Persepsi Masyarakat Aceh, Lembaga Wali Nanggroe, Peran dan Fungsi, Transparansi, Mediasi Konflik, Adat dan Budaya.
This study is motivated by the emergence of negative public perceptions in Aceh regarding the effectiveness of the Wali Nanggroe Institution (LWN), which is considered suboptimal in fulfilling its role as a unifier and guardian of customary values and conflict resolution. The aim of this research is to identify and analyze public perceptions of the roles and functions of the LWN within the social, political, and cultural context of Aceh. This research employs a quantitative approach with a descriptive method and simple linear regression analysis. The theoretical framework is based on social perception theory and institutional theory, which explain how public legitimacy and expectations influence the performance of public institutions. Data were collected through questionnaires distributed to 111 randomly selected respondents from five districts/cities in Aceh. The findings reveal that public perception has a significant influence on the roles and functions of the LWN. The majority of respondents expressed negative perceptions, which were driven by a lack of transparency, weak conflict mediation roles, and poor implementation of cultural and customary programs. Therefore, the alternative hypothesis (H₁) is accepted, while the null hypothesis (H₀) is rejected. This indicates that the generally negative perception of the Acehnese people significantly affects the effectiveness of the roles and functions of the Wali Nanggroe Institution. Keywords : Acehnese People's Perception, Wali Nanggroe Institution, Roles and Functions, Transparency, Conflict Mediation, Customs and Culture.
PERSEPSI TOKOH ADAT KOTA SUBULUSSALAM TERHADAP PEMBENTUKAN LEMBAGA WALI NANGGROE (ahmad afandi sambo, 2015)
PRO DAN KONTRA LEMBAGA WALI NANGGROE DALAM PERSPEKTIF TOKOH MASYARAKAT DI KABUPATEN ACEH TENGAH (Rahmadsyah, 2016)
PERAN HUMAS LEMBAGA WALI NANGGROE DALAM UPAYA MENINGKATKAN CITRA POSITIF TERHADAP PANDANGAN MASYARAKAT ACEH (AMAR SHALIHAN, 2021)
EKSISTENSI LEMBAGA WALI NANGGROE DALAM MENJAGA PERDAMAIAN ACEH (Rahmat Razi Aulia, 2024)
STUDI KOMPARASI PERAN MAJELIS ADAT ACEH DENGAN LEMBAGA WALI NANGGROE (winda zulkarnaini, 2015)