<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="162533">
 <titleInfo>
  <title>PERENCANAAN TEBAL PERKERASAN LENTUR MENGGUNAKAN METODE MANUAL DESAIN PERKERASAN JALAN 2024 (STUDI KASUS:</title>
  <subTitle>JALAN TGK. TAJUDDIN, BABAH JURONG, KUTA BARO, ACEH BESAR)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>DEFRICO ARMANDA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Jalan merupakan salah satu prasarana transportasi darat dan memiliki peranan penting dalam kehidupan diantaranya memperlancar arus distribusi barang dan penumpang, sebagai akses penghubung antar daerah satu dengan daerah yang lain, serta dapat meningkatkan perekonomian dan taraf hidup masyarakat. Jalan Tgk. Tajuddin adalah jalan lingkungan yang merupakan salah satu prasarana transportasi dalam akses pendidikan yang belum diberi perkerasan jalan, jalan ini terdapat di Desa Babah Jurong, Kuta Baro, Aceh Besar. Agar dapat mempermudah akses tersebut, maka perlu adanya perencanaan perkerasan jalan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan ketebalan konstruksi perkerasan lentur menggunakan metode Manual Desain Perkerasan Jalan 2024. Berdasarkan hasil pengujian DCP pada 7 titik pengujian, didapatkan nilai CBR pada percentil 10% sebesar 3,90% yang menunjukkan kondisi tanah dasar yang relatif lemah karena kurang dari 6% sehingga memerlukan perencanaan perkerasan yang lebih tebal. Menggunakan MDP 2024 dengan estimasi beban lalu lintas harian rata-rata (LHR) 50 kendaraan/hari dan masa layan jalan 20 tahun dilakukan analisis untuk menentukan struktur lapis perkerasan yang dibutuhkan. Hasil analisis menunjukkan bahwa struktur perkerasan yang disarankan terdiri dari lapisan HRS-WC (Hot Rolled Sheet – Wearing Course) setebal 50 mm, Lapis Fondasi Atas (LFA A) setebal 150 mm, dan Lapis Fondasi Bawah (LFA B) menggunakan material kerikil alam atau stabilisasi dengan nilai CBR &gt; 10% setebal 150 mm. Untuk perbandingan, dilakukan analisis menggunakan Metode Analisa Komponen. Hasil analisis menunjukkan bahwa tebal perkerasan terdiri dari lapis permukaan menggunakan laston setebal 50 mm, lapis fondasi atas menggunakan batu pecah kelas A setebal 200 mm, dan lapis fondasi bawah menggunakan sirtu kelas B setebal 100 mm.&#13;
&#13;
Kata kunci: perkerasan lentur, MDP 2024, CBR, DCP</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ROADS - ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>625.7</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>162533</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-16 21:53:08</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-03 16:22:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>