<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="162527">
 <titleInfo>
  <title>ASISTENSI OPERASI CAESAR DALAM PENANGANAN DISTOKIA PADA KUCING DOMESTIK DI KLINIK BALAI BESAR PELATIHAN KESEHATAN HEWAN (BBPKH) CINAGARA BOGOR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RAYHAN BURHAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan (D3)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Laporan Kerja Praktek</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Distokia merupakan kondisi kelahiran yang sulit dan berkepanjangan yang dapat dialami oleh kucing domestik. Kondisi ini disebabkan oleh berbagai faktor seperti ukuran janin yang terlalu besar, malposisi janin, sempitnya saluran kelahiran, atau lemahnya kontraksi uterus. Penanganan yang lambat atau kurang tepat dapat menyebabkan kematian pada induk maupun anak kucing. Salah satu upaya medis yang dapat dilakukan untuk menangani distokia adalah melalui tindakan operasi caesar. Tujuan dari tugas akhir ini adalah untuk mendeskripsikan secara sistematis proses asistensi operasi caesar yang dilakukan terhadap kucing domestik dengan kasus distokia di Klinik Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara Bogor. Kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu tahap praoperasi yang mencakup observasi, pemeriksaan kondisi fisik, dan pemberian anestesi; tahap operasi yang dilakukan dengan teknik insisi midline untuk mengeluarkan janin; dan tahap pascaoperasi berupa perawatan luka, pemberian antibiotik dan monitoring kondisi induk serta anak kucing. Hasil menunjukkan bahwa tindakan operasi caesar yang dilakukan berhasil menyelamatkan induk dan semua anak kucing. Setelah menjalani perawatan selama tiga hari, induk menunjukkan pemulihan yang baik dan anak-anak kucing dalam kondisi sehat. Kesimpulannya, operasi caesar merupakan tindakan yang efektif dalam menangani kasus distokia pada kucing, terutama jika dilakukan secara cepat dan tepat oleh tenaga medis veteriner yang kompeten. Pengetahuan mengenai penanganan distokia sangat penting bagi mahasiswa, paramedis hewan, serta pemilik hewan untuk meningkatkan kesejahteraan dan keselamatan hewan peliharaan.&#13;
Kata Kunci: Distokia, Operasi Caesar, Kucing Domestik, Anestesi, Klinik Hewan&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>162527</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-16 21:46:40</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-17 09:07:14</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>