PERENCANAAN KONSEP TRANSIT ORIENTED DEVELOPMENT (TOD) DENGAN METODE K-MEANS CLUSTERING DI KOTA BANDA ACEH (STUDI KASUS KECAMATAN KUTA ALAM, KECAMATAN SYIAH KUALA, KECAMATAN ULEE KARENG) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERENCANAAN KONSEP TRANSIT ORIENTED DEVELOPMENT (TOD) DENGAN METODE K-MEANS CLUSTERING DI KOTA BANDA ACEH (STUDI KASUS KECAMATAN KUTA ALAM, KECAMATAN SYIAH KUALA, KECAMATAN ULEE KARENG)


Pengarang

PUAN AMIRRHA RAISA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Noer Fadhly - 197507312002121002 - Dosen Pembimbing I
Juliana Fisaini - 199007172019032021 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2104101010078

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Peningkatan jumlah penduduk yang terjadi di Kecamatan Kuta Alam, Kecamatan Syiah Kuala, dan Kecamatan Ulee Kareng mengakibatkan tingginya bangkitan dan tarikan perjalanan yang menyebabkan kemacetan lalu lintas. Masalah ini bisa diatasi dengan perencanaan transportasi dan perencanaan tata ruang yang baik. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi kondisi eksisting kawasan berdasarkan 8 syarat TOD Standard 3.0 ITDP 2017, melakukan pengelompokan wilayah potensial TOD menggunakan Analisis K-Means Clustering, dan menyusun rekomendasi desain TOD berdasarkan hasil clustering untuk optimalisasi perencanaan transportasi. Metodologi penelitian meliputi tahapan penghitungan skor dari 8 prinsip TOD Standard 3.0 ITDP 2017 pada wilayah kajian eksisting, penerapan analisis Clustering K-Means pada data eksisting untuk mengidentifikasi pola dan karakteristik kawasan, dan pengembangan desain TOD berdasarkan hasil clustering yang diikuti dengan analisis K-Means kedua untuk validasi dan optimalisasi desain TOD yang diusulkan. Hasil berupa rencana pengembangan kawasan berbasis TOD yang terskala prioritas berdasarkan karakteristik masing-masing cluster di Kecamatan Kuta Alam, Kecamatan Syiah Kuala, dan Kecamatan Ulee Kareng yang memiliki 8 syarat yaitu Walk, Cycle, Connect, Transit, Mix, Densify, Compact, dan Shift.

The population growth in the districts of Kuta Alam, Syiah Kuala, and Ulee Kareng has led to high trip generation and attraction, resulting in traffic congestion. This issue can be addressed through proper transportation and spatial planning. The aim of this study is to identify the existing conditions of the area based on the 8 criteria of TOD Standard 3.0 ITDP 2017, conduct TOD potential area clustering using K-Means Clustering Analysis, and develop TOD design recommendations based on the clustering results for optimal transportation planning. The research methodology includes several stages: calculating the scores of the 8 TOD Standard 3.0 ITDP 2017 principles for the existing study area, applying K-Means Clustering Analysis to existing data to identify the patterns and characteristics of the area, and developing a TOD design based on the clustering results followed by a second K-Means analysis for validation and optimization of the proposed TOD design. The expected outcome is a TOD-based development plan for the area, prioritized according to the characteristics of each cluster in the districts of Kuta Alam, Syiah Kuala, and Ulee Kareng, based on the 8 principles: Walk, Cycle, Connect, Transit, Mix, Densify, Compact, and Shift.

Citation



    SERVICES DESK