<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="162485">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA DENGAN METODE LABOR UTILIZATION RATE PADA PROYEK PERUMAHAN DI ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ezi Qurnia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Peningkatan permintaan terhadap properti hunian mendorong pelaksanaan proyek konstruksi secara masif, terutama di sektor perumahan yang masih sangat bergantung pada metode kerja manual dan tenaga kerja lapangan. Dalam konteks ini, produktivitas tenaga kerja menjadi faktor krusial dalam menentukan keberhasilan proyek, namun sering kali tidak diukur secara sistematis sehingga menyulitkan proses pengendalian dan peningkatan kinerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat produktivitas tukang pada pekerjaan pasangan bata dan plester di proyek perumahan Beutari Permai, Kabupaten Aceh Besar, dengan menggunakan metode Labor Utilization Rate (LUR). Metode ini mengklasifikasikan aktivitas kerja ke dalam tiga kategori, yaitu effective work, contributory work, dan ineffective work, melalui pendekatan work sampling yang memungkinkan pengamatan berkala tanpa perlu pemantauan kontinu. Observasi dilakukan selama 22 hari kerja terhadap lima orang tukang, dengan total durasi pengamatan mencapai 3.960 menit, dalam sesi pengamatan pagi, siang, dan sore. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerjaan pasangan bata memiliki rata-rata LUR sebesar 86,7% dengan volume output 321,6 m² dan koefisien tenaga kerja sebesar 0,081 OH/m² dari hasil 14 hari pengamatan. Sementara itu, pekerjaan plester menunjukkan rata-rata LUR sebesar 89,0% dengan volume output 210,9 m² dan koefisien tenaga kerja sebesar 0,072 OH/m² dari hasil 8 hari pengamatan. Nilai-nilai ini mencerminkan tingkat produktivitas yang tinggi dibanding standar AHSP 2024 yang ditetapkan. Penelitian ini menggunakan metode LUR sebagai metode untuk menilai efisiensi kerja tenaga konstruksi di lapangan. Temuan ini dapat digunakan stakeholder untuk mengambil keputusan dan strategi peningkatan efisiensi kerja secara lebih terukur dan terarah.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>162485</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-16 19:50:24</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-17 08:34:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>