<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="162479">
 <titleInfo>
  <title>PENGELOMPOKAN PARAMETER PENGELOLAAN DAERAH ALIRAN SUNGAI BARO DENGAN KONSEP LOW IMPACT DEVELOPMENT (LID)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD KHALIS QASTHARI AL KHAIRI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Daerah Aliran Sungai Baro merupakan sumber air untuk dilakukan pengelolaan dan pendistribusian guna memenuhi kebutuhan manusia. DAS Baro yang harusnya dapat dimanfaatkan dan dilakukan pengelolaan sumber daya airnya, ternyata tidak dapat lagi memenuhi fungsinya secara optimal dikarenakan masalah banjir dan kekeringan yang terjadi secara berkala dengan daya rusak tinggi. Fenomena ini menganggu ketahanan air dan memengaruhi pola pengelolaan sumber daya air di DAS Baro. Untuk mengoptimalkan fungsinya, dibutuhkan penelitian terhadap pola pengelolaan yang tepat guna tercapainya konservasi sumber daya air yaitu dengan metode Low Impact Development (LID). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan parameter pengelolaan Sumber Daya Air dan metode Low Impact Development (LID) yang sesuai dengan DAS Baro. Penelitian ini dilakukan dengan mengbobotkan parameter pola pengelolaan existing sumber daya air dan teknik Low Impact Development (LID) dengan menggunakan Analytic Hierarchy Process (AHP). Tahapan penelitian meliputi survey lapangan, pembentukan skema sungai dan tata guna lahan di sekitar DAS hingga pembobotan parameter dan alternatif dengan AHP. Hasil perhitungan AHP didapatkan pola pengelolaan SDA untuk mencapai ketahanan air adalah konservasi SDA dengan bobot sebesar 0.37, daya guna SDA dengan bobot 0.33, dan daya rusak air dengan bobot 0,30. Secara keseluruhan alternatif teknik LID yang dapat dijadikan pertimbangan untuk diimplementasi pada DAS Baro untuk setiap kriteria pengelolaan SDA untuk mencapai ketahanan air yaitu bioretensi, swale, dan tampungan dengan bobot secara berurutan adalah 0.18, 0.17 dan 0.16.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>162479</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-16 19:01:48</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-17 08:32:08</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>