<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="162449">
 <titleInfo>
  <title>SINTESIS SELULOSA NANOKRISTAL DARI LIMBAH CAIR TEPUNG TAPIOKA SEBAGAI MODIFYING AGENT DALAM PENINGKATAN SIFAT ANTIFOULING MEMBRAN PADA APLIKASI PENGOLAHAN LIMBAH FARMASI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sofyana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pasca Sarjana (S3)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Dissertation</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Teknologi membran merupakan teknologi yang menjanjikan untuk pengolahan air baku, air limbah dan penyediaan air bersih, namun dalam proses filtrasi membran, fenomena terjadinya fouling pada membran selalu menjadi permasalahan yang dapat menghambat kinerja membran dan mempersingkat umur membran, sehingga dapat merugikan secara permanen. Pengembangan material membran untuk mecegah pembentukan fouling pada operasi membran merupakan upaya yang dipandang tepat. Pada penelitian yang dilakukan bertujuan untuk melakukan sintesis Selulosa Nanokristal dari limbah cair tepung tapioka untuk dijadikan sebagai modifying agent pada pembuatan membran dari polimer  Polyvinilydene Flouride (PVDF) dengan aditif Cellulose Nanocrystals (CNC) dan Graphene Oxide (GO), mendapatkan suatu formulasi campuran PVDF, CNC dan GO yang dapat menghasilkan membran komposit dengan kemampuan pemisahan yang tinggi terhadap limbah farmasi dan memiliki sifat-antifouling.&#13;
Penelitian yang dilakukan secara eksperimen di Laboratorium menggunakan metode penelitian kuantitatif yang terdiri dari 4 tahapan penelitian. Tahap 1 sintesis selulosa nanokristal dari limbah cair tepung tapioka, Tahap 2, pembuatan membran komposit dari polimer PVDF dengan aditif GO dan CNC, pada tahap ini digunakan CNC komersial, Tahap 3. Pembuatan membran komposit yang sama dengan tahap 1, dengan menggunakan CNC hasil sintesis, Tahap 3. Pembuatan membran yang sama dengan tahap 2 hanya menggunakan CNC hasil sintesis. Tahap 4. Pengujian performa membran terhadap degradasi limbah farmasi dan sifat antifouling. &#13;
Hasil penelitian menunjukkan sintesis selulosa nanokristal memberikan hasil yang baik, ditinjau  dari analisa kristalinitas, gugus fungsi, analisa thermal, baik dari sampel CNC komersial maupun hasil sintesis. CNC hasil sintesis memiliki nilai kristalinitas dan thermal lebih baik dari CNC komersial. Membran dibuat dengan konsentrasi GO dan CNC yang divariasikan, yaitu 0%, 0,24%, 0,5% dan 1% dan membran PVDF murni tanpa aditif.(M0). Membran dengan aditif CNC komersial dihasilkan 5 membran (M1-A, M2-A, M3-A, M4-A) dan CNC sintesis dengan variasi yang sama (M1-B, M2-B, M3-B, M4-B dan M5-B). Semua membran yang dipreparasi dikarakterisasi. Hasil karakterisasi membran menunjukkan semua membran memiki struktur asimetrik. Penambahan CNC dan GO mempengaruhi struktur membran, peningkatan porositas , kadar airdan sifat thermal membran. Pengujian water contact angle juga menunjukkan peningkatan sifat hidrofilik membran, hal ini didukung dengan analisa gugus fungsi dan komposisi kimia membran dengan SEM-EDX. Performa membran terhadap rejeksi paracetamol sebagai limbah farmasi artificial memberikan nilai rejeksi tertinggi pada membran M5-B, dengan rejeksi tertinggi mendekati 69%, sedangkan membran M0 hanya memiliki rejeksi terhadap paracetamol sebesar 58%. Performa antifouling membran memberikan nilai yang memuaskan dengan nilai FRR paling tinggi medekati 98% dan nilai FDR yang sangat baik yaitu 13%. Hasil karakterisasi dan pengujian performa membran, CNC hasil sintesis lebih baik dari CNC komersial. Membran yang dihasilkan dari penelitian ini memiliki performa anti fouling yang baik, meskipun nilai rejeksi belum terlalu memuaskan. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>162449</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-16 17:06:34</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-16 22:03:19</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>