<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="162379">
 <titleInfo>
  <title>REFLEKSI DIRI GURU TERHDAP PEMBELAJARAN BENTUK ALJABAR MENGGUNAKAN NOTICING FRAMEWORK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Putri Daratul Hikmah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Putri Daratul Hikmah. (2025). Refleksi Diri Guru terhadap Pembelajaran Bentuk Aljabar menggunakan Noticing Framework. [Skripsi. Universitas Syiah Kuala]. Dibawah bimbingan Dr. Cut Morina Zubainur, S.Pd., M.Pd., dan Prof. Dr. Rahmah Johar, M.Pd.&#13;
Banyak siswa mengalami kesulitan dalam memahami bentuk aljabar karena pembelajaran yang cenderung menekankan prosedur daripada pemahaman konsep. Kondisi ini menuntut strategi pembelajaran yang lebih bermakna dengan memperhatikan proses berpikir siswa. Kemampuan noticing menjadi aspek penting yang harus dimiliki calon guru untuk memahami bagaimana siswa berpikir. Rendahnya kemampuan noticing pada mahasiswa calon guru perlu mendapatkan perhatian serius. Penelitian ini merupakan refleksi diri peneliti sebagai calon guru dalam menerapkan pembelajaran bentuk aljabar menggunakan noticing framework. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif jenis autoetnografi, menggunakan data dari video pembelajaran, observasi oleh tiga observer, dan self-interview. Hasil refleksi menunjukkan bahwa pada aspek attending dan interpreting, siswa masih kesulitan membedakan penjumlahan dan perkalian variabel. Pada aspek shaping dan how to respond, pendekatan guru belum menggali pemikiran siswa secara kontekstual dan cenderung terlalu cepat memberikan penjelasan. Masukan dari observer menekankan pentingnya penggunaan strategi bertanya, pemberian waktu berpikir, dan penyajian contoh nyata. Refleksi ini menunjukkan bahwa noticing framework efektif dalam membantu memahami proses berpikir siswa sekaligus meningkatkan kualitas pengajaran calon guru.&#13;
Kata kunci: Autoetnografi, Bentuk Aljabar, Calon Guru, Noticing, Refleksi Diri.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>162379</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-16 15:36:52</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-16 15:56:38</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>