<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="162359">
 <titleInfo>
  <title>PEMBUATAN KIPANG BERAS DAN KETAN DENGAN PENAMBAHAN RNEKSTRAK NANAS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nanda Aminun</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kipang, dikenal juga sebagai jipang atau bipang, merupakan makanan tradisional &#13;
berbahan dasar beras atau ketan yang memiliki tekstur padat dan rasa manis, namun kandungan &#13;
gizinya masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan nilai gizi kipang &#13;
melalui penambahan ekstrak nanas yang kaya akan vitamin dan mineral. Nanas dipilih karena &#13;
kandungan gizinya yang tinggi serta ketersediaannya yang melimpah, khususnya di Provinsi Aceh. &#13;
Penelitian dilakukan dalam dua tahap, yaitu pembuatan kipang dari beras dan dari ketan, masing&#13;
masing dengan empat perlakuan konsentrasi ekstrak nanas (50%, 75%, 100%, dan 125% dari &#13;
jumlah gula) menggunakan Rancangan Acak Lengkap non faktorial. Parameter yang dianalisis &#13;
meliputi kadar air, abu, serat, vitamin C, gula reduksi, serta uji sensori hedonik dan deskriptif. Hasil &#13;
penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi ekstrak nanas meningkatkan kadar air, &#13;
serat, vitamin C, dan gula reduksi pada kedua jenis kipang. Kipang beras dengan penambahan &#13;
125% ekstrak nanas memiliki kandungan gizi terbaik, sedangkan kipang ketan dengan perlakuan &#13;
yang sama memperoleh skor tertinggi dalam uji kesukaan panelis. Analisis statistik menunjukkan &#13;
tidak terdapat perbedaan signifikan antara kedua jenis kipang (P &gt; 0,05). Secara deskriptif, kipang &#13;
beras cenderung memiliki karakteristik sensori yang normal, sementara kipang ketan menunjukkan &#13;
aroma nanas yang agak kuat dan rasa yang agak manis. Penelitian ini menunjukkan bahwa &#13;
penambahan ekstrak nanas berpotensi meningkatkan nilai gizi dan karakteristik sensorik kipang &#13;
berbasis beras maupun ketan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>162359</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-16 15:13:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-16 21:20:38</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>