<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="162351">
 <titleInfo>
  <title>EVALUASI KINERJA BANGUNAN HIJAU PADA GEDUNG LLDIKTI WILAYAH XIII DI BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Raedy Noer</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik S2</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Urbanisasi yang berkembang pesat telah mendorong peningkatan pembangunan infrastruktur dan bangunan, yang berdampak langsung pada tingginya konsumsi energi, air, dan material. Dalam menghadapi tantangan lingkungan serta krisis iklim global, penerapan konsep bangunan hijau menjadi langkah strategis dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan konsep bangunan hijau serta mengevaluasi kinerja Gedung LLDIKTI Wilayah XIII Banda Aceh berdasarkan dua sistem penilaian, yaitu Greenship Existing Building versi 1.1 dan EDGE (Excellence in Design for Greater Efficiencies). Metode yang digunakan adalah mixed method, yang menggabungkan pendekatan kualitatif melalui observasi dan wawancara untuk penilaian Greenship, serta pendekatan kuantitatif menggunakan data teknis bangunan melalui aplikasi EDGE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan penilaian Greenship, gedung memperoleh skor sebesar 39 poin atau 33,33% dari total 117 poin maksimal. Sementara itu, hasil evaluasi dengan EDGE menunjukkan capaian efisiensi energi sebesar 28,35%, efisiensi air sebesar 25,49%, dan penghematan material sebesar 15,21% dibandingkan dengan standar konvensional. Temuan ini mengindikasikan bahwa Gedung LLDIKTI Wilayah XIII memiliki potensi untuk ditingkatkan menjadi bangunan hijau dengan performa yang lebih optimal. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi strategis bagi pengelola gedung dan pemerintah daerah dalam mendorong implementasi bangunan hijau di lingkungan perkantoran pemerintahan, serta mendukung kebijakan pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal.&#13;
Kata kunci: Bangunan hijau, Greenship, EDGE, efisiensi energi, Banda Aceh.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>162351</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-16 15:01:51</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-16 15:36:41</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>