<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="162311">
 <titleInfo>
  <title>POTENSI LAND VALUE CAPTURE DI KAWASAN PENDIDIKAN TINGGI UNIVERSITAS TEUKU UMAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Husnul Khuluk</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Nilai lahan merupakan elemen penting dan bersifat dinamis dalam perencanaan kawasan, serta memiliki potensi besar sebagai sumber pembiayaan pembangunan melalui skema Land Value Capture (LVC). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik nilai lahan di kawasan Pendidikan Tinggi Universitas Teuku Umar (UTU) melalui pendekatan normatif dan relatif, serta mengkaji hubungan antara keduanya dalam mengidentifikasi potensi penerapan kebijakan LVC. Selain itu, penelitian ini juga mengevaluasi mekanisme penerapan LVC yang relevan untuk meningkatkan pendapatan daerah dan mendukung pengembangan kawasan UTU. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran (mixed methods), dengan analisis kuantitatif melalui model regresi spasial, yaitu Regresi Klasik dan Spatial Lag Model (SLM), guna mengidentifikasi pengaruh parameter spasial seperti penggunaan lahan, aksesibilitas positif dan negatif, serta fasilitas umum terhadap nilai lahan. Nilai Lahan Relatif diperoleh dari hasil perhitungan spasial, sedangkan Nilai Lahan Normatif didasarkan pada Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) berdasarkan penetapan Zona Nilai Tanah (ZNT) melalui perhitungan Nilai Indikasi Rata-Rata (NIR). Pendekatan kualitatif dilakukan melalui wawancara mendalam dengan triangulasi teknik dan sumber untuk memperoleh perspektif dari para pemangku kepentingan. Hasil penelitian menunjukkan adanya ketimpangan antara nilai lahan relatif dan normatif yang mencerminkan potensi peningkatan pendapatan daerah melalui penyesuaian NJOP. Dua skema LVC yang relevan diidentifikasi, yaitu: (1) skema berbasis pajak (tax-based), melalui mekanisme Land and Property Tax berbasis lokasi dengan tarif tambahan pada lahan bernilai strategis tinggi; dan (2) skema berbasis pembangunan (development-based), melalui mekanisme joint development antara pemerintah daerah dengan pihak swasta dalam pembangunan fasilitas umum dan pengelolaan aset strategis di sekitar kawasan kampus. Temuan ini menunjukkan perlunya penguatan kerangka regulasi dan pengembangan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, institusi pendidikan, badan usaha, hingga sektor swasta guna mengoptimalkan nilai lahan sebagai dasar penerapan LVC secara berkelanjutan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>162311</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-16 14:24:23</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-16 14:27:07</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>