Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
PENGARUH PENDIDIKAN DAN PELATIHAN STRUKTURAL TERHADAP PERILAKU BIROKRAT PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN ACEH BESAR '
Pengarang
Muhammad Amin - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0609200020035
Fakultas & Prodi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Manajemen (S2) / PDDIKTI : 61101
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Program Studi Magister Manajemen., 2010
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Dalarn upaya peningkatan pengetahuan dan kemampuan serta keterarnpilan aparatur khususnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dilakukan melalui pendidikan dan pelatihan diklat struktural. Pendidikan dan pelatihan diklat struktural merupakan salah satu jenis diklat yang dipersiapkan kepada pimpinan maupun calon pemimpin pada level tertentu yang perlu dikaji, karena output dari diklat tersebut adalah munculnya figur-figur pimpinan dari berbagai level, yang diharapkan dapat mempengaruhi perilaku dirinya sendiri maupun bawahannya dalam melaksanakan tugas tugas pemerintahan terutama pelayanan kepada masyarakat.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh pendidikan dan pelatihan struktural terhadap perilaku birokrat Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Besar.
Koefesien korelasi (R) = 0.892 dimana dengan nilai tersebut terdapat hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat adalah sebesar 89.2% artinya: kreatif, kompetensi jabatan, pengetahuan dan keterampilan serta membuat keputusan sangat besar pengaruhnya terhadap perilaku birokrat Pemerintahan Daerah Kabupaten Aceh Besar.
Variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap perilaku birokrat
Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Besar adalah variabel membuat keputusan mempunyai pengaruh dominan dalam mempengaruhi perilaku birokrat Pemerintahan Daerah Kabupaten Aceh Besar karena diperoleh koefesien regresi lebih besar dari variabel-variabel lainnya, yaitu sebesar 70.2%.
Hasil uji-F (secara simultan) dipeoleh Fag sebesar 65.288, sedangkan Fe pada tingkat signifikansi a = 5 % adalah sebesar 2.500 (lihat daftar tabel Fasa pada lampiran). Hal ini memperlihatkan bahwa Fag>Fa (65.288 > 2.500). Dengan tingkat signifikansi 0.000. Hasil perhitungan ini dapat diambil suatu kesimpulan bahwa variabel
kreatif, kompetensi jabatan, pengetahuan dan keterampilan serta membuat keputusan secara bersama-sarna mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel perilaku birokrat. Berdasarkan hal tersebut, maka Ho ditolak dan H, diterima.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL TERHADAP PERILAKU KERJA INOVATIF DENGAN MOTIVASI PEGAWAI DAN KNOWLEDGE SHARING SEBAGAI MEDIASI PADA PEMERINTAH KABUPATEN ACEH JAYA (Muhammad Khizzir, 2025)
ANALISIS EFEKTIVITAS PENDIDIKAN PELATIHAN DAN MOTIVASI TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA SERTA DAMPAKNYA PADA KINERJA BADAN KEPEGAWAIAN, PENDIDIKAN DAN PELATIHAN (BKPP) PEMERINTAH ACEH (Dedi Rimana Chandra, 2017)
PENGARUH DIKLAT KEPEMIMPINAN, DIKLAT TEKNIS DAN DIKLAT FUNGSIONAL TERHADAP KINERJA PEGAWAI BADAN RNKEPEGAWAIAN, PENDIDIKAN DAN PELATIHAN (BKPP) ACEH (Rohani A Majid, 2025)
PENGARUH PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN TERHADAP KINERJARNKARYAWAN DAN PERILAKU KERJA YANG INOVATIF BERPERANRNSEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA PT. TELKOM BANDA ACEH (Cut Afrinanda, 2022)
PENGARUH KEMAKMURAN PEMERINTAH DAERAH, UKURAN PEMERINTAH DAERAH, DAN TINGKAT KETERGANTUNGAN PEMERINTAH DAERAH TERHADAP KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI ACEH (RAFIKA AULIA, 2020)