<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="162301">
 <titleInfo>
  <title>PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA KABUPATEN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RAUZA APRILIA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FKIP</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kebijakan Penerapan Kurikulum Merdeka menghadapi berbagai tantangan, terutama ketika diterapkan di wilayah yang berbeda kondisi geografis dan infrastrukturnya. Penelitian ini bertujuan (1) Mengidentifikasi penerapan kurikulum merdeka di SMPN 1 simpang tiga dan SMPN 1 Darul Imarah. (2) Mengidentifikasi Karakteristik kurikulum Merdeka di SMPN 1 Simpang Tiga dan SMPN 1 Darul Imarah. Pendekatan yang digunakan Kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, dimana terdapat delapan narasumber dari kedua sekolah yakni guru dan siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) Penerapan kurikulum di SMPN 1 Simpang Tiga kurang memadai dilihat dari kesiapan sekolah sarana prasarana serta kurangnya pemahaman siswa terhadap kurikulum merdeka. Namun strategi yang digunakan oleh guru sudah sangat mendukung hal ini terlihat dari penyesuaian pembelajaran yang berpusat pada peserta didik sedangkan di SMPN 1 Darul Imarah penerapan kurikulum merdeka yang sudah baik dilihat dari kesiapan sekolah, sarana Prasarana, pemahaman guru dan siswa terkait kurikulum merdeka serta strategi yang digunakan mencerminkan prinsip kurikulum merdeka yang menekankan pada kemandirian, kolaborasi, pengembangan Kreativitas digital siswa. (2) karakteristik kurikulum merdeka di SMPN 1 Simpang Tiga menerapkan pembelajaran Projek yang lebih sederhana disesuaikan dengan kondisi ekonomi siswa, kompetensi yang di ukur adalah kompetensi pengetahuan dan keterampilan yang sesuai dengan kemampuan peserta didik.  Sedangkan pembelajaran projek di SMPN 1 Darul imarah lebih banyak memanfaatkan teknologi, menggunakan Microsoft Excel, desain grafis serta pameran hasil kerja siswa. kompetensi yang beragam yang di ukur yang sesuai dengan kreativitas dan potensi siswa. Temuan ini menekankan pentingnya penyesuaian Kurikulum Merdeka dengan karakteristik wilayah sekolah agar pelaksanaannya dapat berjalan secara efektif, tepat sasaran, dan berkeadilan. Saran dalam penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pengambil kebijakan dalam menyusun strategi pendampingan dan pelatihan yang lebih efektif.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CURRICULA - SECONDARY EDUCATION</topic>
 </subject>
 <classification>373.19</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>162301</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-16 14:14:47</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-08-20 10:05:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>