KAJIAN KEBIJAKAN TRANSPORTASI KAWASAN CBD (CENTRAL BUSINESS DISTRICT) KOTA BANDA ACEH DALAM KERANGKA TRANSPORTASI YANG BERKELANJUTAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

KAJIAN KEBIJAKAN TRANSPORTASI KAWASAN CBD (CENTRAL BUSINESS DISTRICT) KOTA BANDA ACEH DALAM KERANGKA TRANSPORTASI YANG BERKELANJUTAN


Pengarang

Zulfahmi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0909200060092

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S2) / PDDIKTI : 22101

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Prog. Studi Magister Teknik Sipil., 2012

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kawasan Masjid Raya Baiturrahman Kota Banda Aceh yang merupakan Central Business District (CBD), memiliki kondisi lalu lintas yang padat terutama pada pagi dan sore hari. Jalanan dipenuhi kendaraan bennotor pribadi dengan mayoritas pengguna sepeda motor sebagai akibat dari buruknya pelayanan transportasi publik dalam memenuhi kebutuhan warga kota. Transportasi publik tidak mampu memenuhi kriteria aksesibilitas, kesetaraan, keamanan dan keselamatan, kenyamanan, konsisten dan ramah lingkungan. Minat masyarakat untuk menggunakan sarana transportasi ramah lingkungan seperti sepeda juga sangat kecil sebagai akibat dari minimnya prasarana jalan seperti rambu dan marka lalu lintas, jalur pejalan kaki/jalur sepeda dan jalur hijau. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi eksisting kawasan CBD dan kemudian memilih kebijakan yang tepat dalam penerapan sistem transportasi kota yang berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian kualitatif dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan wawancara langsung kepada pemerintah provinsi/kota melalui lima dinas terkait yang dianggap mempunyai kemampuan dan mengerti permasalahan terkait dengan pengembangan jaringan jalan dalam kerangka transportasi yang berkelanjutan. Hasil analisis prioritas pengembangan rute jalan dalam kerangka transportasi yang berkelanjutan dengan menggunakan metode Analisis Multi
Kriteria (AMK) dan Analytical Hierarchy Process (AHP) menunjukkan bahwa rute jalan Masjid Raya - JI. P. Diponegoro - Sri Ratu Safiatuddin - n. Supratman ­ JI. T. P. Polem - Masjid Raya, merupakan prioritas pengembangan yang utama
dengan nilai prioritas global 0,4060. Pada rute terpilih direncanakan jalur khusus bus, jalur sepeda dan jalur pejalan kaki. Perencanaan tersebut harus diiringi dengan kebijakan dari Pemko Kota Banda Aceh dalam pembatasan jumlah kendaraan pribadi., meningkatkan tarif pajak kendaraan pribadi., menaikkan tarif parkir dan program carfree day.

Kata kunci : Kebijakan, Analytical Hierarchy Process (AHP), Transportasi
Berkelanjutan, Banda Aceh

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK