<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="162215">
 <titleInfo>
  <title>LINGUISTIC LANDSCAPE INVESTIGATION ON OUTDOOR SIGNS AT UNIVERSITAS SYIAH KUALA, BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>WAN AMIRAH FATHIN AZZAHRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini menyelidiki lanskap linguistik Universitas Syiah Kuala, yang merupakan salah satu universitas di Aceh yang menerima mahasiswa dari berbagai negara. Penelitian ini berfokus pada representasi bahasa dalam tanda-tanda luar ruangan dalam lingkungan akademik multikultural. Tujuan utamanya adalah untuk menentukan bahasa apa yang paling umum digunakan dalam tanda-tanda luar ruangan di sekitar kampus dan untuk mengetahui bagaimana mahasiswa internasional memahami dan mengevaluasi tanda-tanda ini. Pengumpulan data menggunakan metode kualitatif dan deskriptif, yang mencakup dokumentasi fotografi tanda-tanda luar ruangan dari semua 12 fakultas di Universitas Syiah Kuala dan wawancara semiterstruktur dengan 5 mahasiswa internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 50 bahasa isyarat (tanda, nama tempat, papan reklame, tanda toko). Tanda-tanda tersebut terdiri dari tanda monolingual, bilingual, dan multilingual, yang mana 42 tanda menggunakan bahasa Indonesia, 15 tanda menggunakan bahasa Inggris (25,9%) dan 1 tanda menggunakan bahasa Arab (1,7%). Hampir 68% dari semua tanda yang tercatat hanya menggunakan bahasa Indonesia, bahasa ini adalah yang paling umum digunakan dalam tanda. Tidak adanya bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya pada papan tanda menimbulkan kesulitan bagi penutur non-Indonesia, meskipun jumlah mahasiswa internasional yang belajar di universitas tersebut semakin meningkat. Studi ini menekankan pentingnya penggunaan isyarat multibahasa sebagai bagian dari inisiatif institusional untuk menciptakan lingkungan yang ramah dan inklusif bagi seluruh mahasiswa. Studi ini mendesak agar norma-norma bahasa dipertimbangkan untuk mendorong integrasi mahasiswa internasional melalui komunikasi visual yang mudah diakses dan pengakuan atas keberagaman asal bahasa mahasiswa.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>162215</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-16 12:25:32</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-16 15:12:00</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>