KAJIAN PENGELOLAAN BANGUNAN PERTOKOAN LAMA DI KAWASAN PEUNAYONG KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

KAJIAN PENGELOLAAN BANGUNAN PERTOKOAN LAMA DI KAWASAN PEUNAYONG KOTA BANDA ACEH


Pengarang

Novita Diana - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0709200060060

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S2) / PDDIKTI : 22101

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Prog. Studi Magister Teknik Sipil., 2010

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pembangunan dalam rangka pengembangan suatu kota yang dilakukan akhir-akhir ini mulai mengancam kelestarian situs-situs sejarah dan bangunan-bangunan tua dalam bentuk penghancuran dan penggusuran. Karena alasan perkembangan kota yang menuntut efisiensi ruang, menjadikan situs-situs sejarah dan bangunan­ bangunan tua tersebut dihancurkan dan kemudian berubah menjadi pertokoan, hotel, perkantoran dan bangunan-bangunan modem lainnya. Kawasan Peunayong yang terletak di wilayah Kota Banda Aceh merupakan salah satu contoh kawasan tua di kota Banda Aceh, dimana keberadaan bangunan-bangunan lama yang berupa deretan pertokoan lama khususnya di ruas jalan Ahmad Yani dan R.A. Kartini tidak terpelihara dengan baik dan terabaikan, sehingga rumusan permasalahan dalam penelitian ini adalah ;: bagaimana kondisi fisik bangunan pertokoan lama, bagaimana pengelolaan yang ada saai ini, dan bagaimana strategi peneglolaannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjawab setiap rumusan permasalahan. Penelitian ini menggunakan metode observasi untuk pengumpulan datanya dan metode deskriptif atau menggambarkan kondisi dalam menganalisis data. Kondisi bangunan pada kedua ruas jalan, baik jalan Ahmad Yani maupun jalan R.A. Kartini sebagian besar tidak terawat dengan baik dan sebagian dari bangunan lama yang tersisa, bentuk bangunannya sudah mengalarni perubahan­ perubahan. Pengelolaan bangunan selama ini hanya dilakukan oleh pemilik atau pengguna bangunan. Hampir sebagian besar masyarakat terwakili berpendapat setuju terhadap keberadaan bangunan dan rencana pencanangan kawasan sebagai kawasan haritage. Kelembagaan yang dianggap sesuai dalam pengelolaan bangunan adalah adanya kerja sama antara Pemerintah, pihak swasta dan masyarakat.

Kata-kata kunci : Pengelolaan, heritage, pertokoan lama, Peunayong.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK