<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="162179">
 <titleInfo>
  <title>MANAJEMEN MUTU PENDIDIKAN  PADA PESANTREN MODERN   AL-FALAH  ABU LAM-U KABUPATEN   ACEH  BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FAKHRUDDIN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>prog. studi magister administrasi pendidikan</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
&#13;
&#13;
Manajemen mutu  pendidikan  adalah  sebagai  model  manajemen  yang memberikan otonomi lebih besar kepada kepala sekolah dan mendorong pengambilan  keputusan  partisipatif  yang  melibatkan   secara  langsung  semua warga sekolah (kepala sekolah, guru, peserta didik, karyawan, orang tua peserta didik, dan masyarakat) untuk meningkatkan mutu sekolah berdasarkan kebijakan nasional. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: manajemen kurikulum, manajemen     kesiswaan,     manajemen     keuangan,     manajemen     personalia, manajemen  sarana dan prasarana,  serta manajemen  hubungan masyarakat  pada Pesantren Modem   Al-Falah Abu Lam-U Aceh Besar. Metode penelitian adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data: observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari Pimpinan Pesantren, Kepala Sekolah, Guru, Komite Sekolah, tokoh masyarakat, dan santri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kurikulum telah dilaksanakan,  realitasnya  terlaksana  program  kurikuler  dan ekstra  kurikuler, serta terlaksananya  proses  pembelajaran  sesuai  dengan pembagian  tugas  yang telah ditetapkan. Manajemen  kesiswaan telah dilaksanakan  dengan baik, hal ini tergambar  dengan  adanya  ujian  seleksi  penerimaan   siswa  baru,  peningkatan disiplin siswa, dan berjalannya  kegiatan ekstrakurikuler.  Manajemen  keuangan telah dilaksanakan, namun belum optimal. Manajemen personalia  yang dilaksanakan termasuk  kategori  kurang baik,  indikatornya  masih  ada beberapa orang tenaga pengajar yang mengasuh mata pelajaran tidak sinkron dengan spesifikasi keilmuannya  serta beberapa tenaga  administrasi yang berpendidikan tidak  sejalan   dengan   profesinya.   Manajemen   sarana   dan  prasarana   sudah termasuk kategori baik, dan manajemen hubungan masyarakat telah dilaksanakan dengan  baik,   sebagai   bukti   aktifnya masyarakat   dalam  beberapa   kegiatan pesantren. Di samping itu, adanya pelibatan komite  sekolah dalam penyusunan program,   adanya   rapat-rapat   dengan  komite,      serta   terjalinnya   hubungan harmonis antara pesantren dengan masyarakat.&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci: Manajemen Mutu Pendidikan&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>162179</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-16 11:36:13</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-16 11:36:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>