<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="161987">
 <titleInfo>
  <title>PERSEPSI PENGUNJUNG EKOWISATA TAMAN SAFARI GURUN PUTIH RNLESTARI DI KOTA JANTHO ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>DWIKA PUTRI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Provinsi Aceh memiliki potensi pariwisata alam dan budaya yang besar, termasuk &#13;
destinasi berbasis ekowisata. Salah satu destinasi ekowisata yang berkembang di Aceh &#13;
adalah Taman Safari Gurun Putih Lestari (TSGPL), yang berlokasi di Desa Cucum, Kota &#13;
Jantho, Kabupaten Aceh Besar, dengan jarak sekitar 50 km dari pusat Kota Banda Aceh. &#13;
Taman safari ini merupakan kebun binatang pribadi yang difungsikan sebagai Lembaga &#13;
Konservasi Ex-situ dan Pusat Penangkaran Satwa Langka, serta memiliki fungsi utama &#13;
sebagai tempat konservasi, pendidikan, penelitian, dan rekreasi. TSGPL menjadi daya tarik &#13;
wisata keluarga dan sekaligus tempat edukatif, khususnya bagi mahasiswa. &#13;
Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah terkait persepsi pengunjung &#13;
terhadap komponen-komponen pariwisata yang ada di TSGPL, yaitu daya tarik (attraction), &#13;
fasilitas (amenities), aksesibilitas (accessibility), dan layanan penunjang (ancillary services). &#13;
Penilaian terhadap persepsi ini penting karena dapat menjadi tolok ukur dalam meningkatkan &#13;
kepuasan dan loyalitas pengunjung serta mendukung keberlanjutan destinasi. Penelitian ini &#13;
bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi pengunjung terhadap keempat komponen &#13;
tersebut. Penelitian dilakukan pada bulan Juni 2024 selama 4 hari, dengan menggunakan &#13;
metode deskriptif kuantitatif. Sampel diperoleh sebanyak 60 orang melalui teknik accidental &#13;
sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert, serta diuji &#13;
validitas dan reliabilitasnya. &#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengunjung TSGPL didominasi oleh &#13;
perempuan (57%) dengan kelompok usia terbanyak 36–45 tahun (45%), mayoritas berasal &#13;
dari Banda Aceh (45%), berpendidikan S1 (50%), dan telah menikah (80%). Jenis pekerjaan &#13;
terbanyak adalah PNS (37%) dengan rata-rata pendapatan di atas Rp3.000.000. Sebagian &#13;
besar pengunjung datang bersama keluarga (mayoritas satu kali kunjungan), dan 95% &#13;
menyatakan ingin berkunjung kembali. Persepsi terhadap daya tarik wisata seperti keasrian &#13;
alam dan interaksi dengan satwa mendapat kategori “sangat baik”, dengan indeks hingga &#13;
96%. Persepsi terhadap fasilitas dan layanan juga tergolong baik, meskipun terdapat &#13;
masukan seperti kebersihan toilet. Secara keseluruhan, TSGPL dipersepsikan positif oleh &#13;
pengunjung, dan dapat terus dikembangkan dengan memperhatikan masukan pengunjung &#13;
untuk menjamin kualitas dan keberlanjutan layanan wisata.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>161987</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 22:45:48</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-16 09:26:30</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>