Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERBANDINGAN PARTISIPASI PEREMPUAN DALAM PEMBANGUNAN GAMPONG (STUDI KASUS: GAMPONG LAMPULO KECAMATAN KUTA ALAM DAN GAMPONG DEAH RAYA KECAMATAN SYIAH KUALA KOTA BANDA ACEH)
Pengarang
NUZULUL KHAIRA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Zahrul Fuady - 196903192000031001 - Dosen Pembimbing I
Atika Aditya - 198901202024062001 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
2104110010022
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Perencanaan Wilayah dan Kota (S1) / PDDIKTI : 35201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2025
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Partisipasi perempuan dalam pembangunan gampong merupakan salah satu elemen penting dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk partisipasi perempuan dan tingkat partisipasi perempuan di Gampong Lampulo Kecamatan Kuta Alam dan Gampong Deah Raya Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh. dalam lima sektor pembangunan gampong, yaitu pendidikan, ekonomi, kesehatan, pariwisata, dan sosial budaya. Lokasi penelitian dilakukan di dua gampong di Kota Banda Aceh, yaitu Gampong Lampulo Kecamatan Kuta Alam dan Gampong Deah Raya Kecamatan Syiah Kuala. Pendekatan yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif dan analisis kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui kuesioner dengan pendekatan rumus slovin sehingga diperoleh hasil berupa 45 responden untuk Gampong Lampulo dan 45 responden untuk Gampong Deah Raya, wawancara dengan tokoh masyarakat, dan observasi langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Gampong Lampulo, partisipasi tertinggi terjadi di sektor kesehatan dengan tingkat partisipasi 84% dan terendah pada sektor pariwisata dengan tingkat partisipasi 79%. Sementara itu, di Gampong Deah Raya, partisipasi tertinggi berada di sektor ekonomi dengan tingkat partisipasi 82%, terendah di sektor pariwisata dengan tingkat partisipasi 73%. Dari analisis GAD, perempuan telah aktif dalam berbagai sektor, namun bias gender dan kesenjangan peran masih terlihat terutama dalam sektor pariwisata yang menjadi sektor dengan keterlibtan terendah di kedua gampong. Sedangkan dari analisis Modal Sosial, di Gampong Lampulo, perempuan berperan aktif dalam kelompok usaha, pelatihan pendidikan, kegiatan sosial budaya, dan pelayanan kesehatan berbasis komunitas, yang mencerminkan kekuatan jaringan sosial, norma kerja sama, dan kepercayaan. Sementara itu, di Gampong Deah Raya, perempuan membentuk jaringan ekonomi berbasis usaha kolektif, terlibat dalam posyandu, kelompok pengajian, serta kegiatan pelestarian budaya. Kelima sektor di kedua gampong menunjukkan bahwa partisipasi perempuan berbasis komunitas dipengaruhi oleh modal sosial yang kuat dan saling mendukung antar individu.
Women's participation in village development is an important element in encouraging sustainable development. This study aims to identify the forms of women's participation and the level of women's participation in Gampong Lampulo, Kuta Alam District and Gampong Deah Raya, Syiah Kuala District, Banda Aceh City. in five village development sectors, namely education, economy, health, tourism, and socio-culture. The research location was carried out in two villages in Banda Aceh City, namely Gampong Lampulo, Kuta Alam District and Gampong Deah Raya, Syiah Kuala District. The approach used was quantitative descriptive analysis and qualitative analysis. The data collection technique was through a questionnaire with a Slovin formula approach so that the results obtained were 45 respondents for Gampong Lampulo and 45 respondents for Gampong Deah Raya, interviews with community leaders, and direct observation. The results showed that in Gampong Lampulo, the highest participation occurred in the health sector with a participation rate of 84% and the lowest in the tourism sector with a participation rate of 79%. Meanwhile, in Gampong Deah Raya, the highest participation rate was in the economic sector with a participation rate of 82%, and the lowest in the tourism sector with a participation rate of 73%. The GAD analysis shows that women have been active in various sectors, but gender bias and role disparities are still evident, especially in the tourism sector, which is the sector with the lowest involvement in both villages. Meanwhile, the Social Capital analysis shows that in Gampong Lampulo, women play an active role in business groups, educational training, socio-cultural activities, and community-based health services, reflecting the strength of social networks, norms of cooperation, and trust. Meanwhile, in Gampong Deah Raya, women formed an economic network based on collective businesses, were involved in integrated health posts (Posyandu), religious study groups, and cultural preservation activities. The five sectors in both villages show that women's community-based participation is influenced by strong social capital and mutual support between individuals.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EFEKTIVITAS PENGELOLAAN DANA GAMPONG DI KECAMATAN KUTA ALAM KOTA BANDA ACEH (YOAN OKTARIANA RAS, 2019)
PERSEPSI APARATUR GAMPONG TERHADAP KETERLIBATAN PEREMPUAN DALAM PEMBANGUNANRN(STUDI DI GAMPONG LAMDINGIN KECAMATAN KUTA ALAM KOTA BANDA ACEH) (Dian Rizkanita, 2015)
PENILAIAN KONSEP LIVABLE SETTLEMENT DI PERMUKIMAN KOTA BANDA ACEHRN STUDI KASUS: GAMPONG LAMBUNG KECAMATAN MEURAXA DAN BANDAR BARU KECAMATAN KUTA ALAM (Elsa Maulida, 2025)
PERAN GANDA ISTRI NELAYAN GAMPONG LAMPULO KECAMATAN KUTA ALAM BANDA ACEH (Lidya Laraswati D.Iskandar, 2016)
INFEKSI SEKUNDER PSEUDOMONAS AERUGINOSA PADA KUCING DOMESTIK (FELIS CATUS DOMESTICUS) PENDERITA EAR MITES DI KECAMATAN KUTA ALAM (Dinar Fawwaz, 2025)