<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="161955">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI KAPABILITAS DAYA TANGGAP (RESPONSIVENESS) DALAM MENGANTISIPASI KERENTANAN RANTAI PASOK KONSTRUKSI DI PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Safna Afira</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tingginya kerentanan rantai pasok konstruksi di Provinsi Aceh disebabkan oleh faktor internal dan eksternal, yang mengakibatkan adanya gangguan distribusi material, keterlambatan pengiriman, perubahan kebutuhan proyek secara mendadak, dan kendala pembayaran yang berdampak pada kelancaran proyek konstruksi. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi kapabilitas daya tanggap (responsiveness) agar dapat mengantisipasi dan meminimalkan kerentanan dengan tiga faktor, yaitu visibilitas, fleksibilitas, dan kapasitas. Visibilitas mencakup penguatan pemantauan dan penyampaian informasi secara langsung melalui penggunaan sistem logistik ditigal untuk membuat aliran material menjadi lebih jelas dan transparan, fleksibilitas berkaitan dengan kemampuan menyesuaikan operasional secara cepat terhadap perubahan kebutuhan proyek dan gangguan yang terjadi, sedangkan kapasitas meliputi penguatan sumber daya, pengelolaan risiko secara menyeluruh, dan pengelolaan keuangan yang baik untuk memastikan pasokan material dan peralatan konstruksi tetap lancar. Metode studi yang digunakan adalah Quality Function Deployment (QFD) dengan pendekatan House of Quality (HoQ), yang dilakukan menggunakan Microsoft Excel untuk menggambarkan kapabilitas tersebut. Hasil dari studi menunjukkan tingkatan prioritas dari faktor kapabilitas daya tanggap (responsiveness) dengan nilai Absolute Importance (Ai) tertinggi yaitu fleksibilitas (5,365) diikuti oleh kapasitas (5,164) dan visibilitas (4,976). Kapabilitas ini berperan penting untuk mengantisipasi kerentanan, sehingga proyek konstruksi dapat berjalan dengan lancar meskipun dihadapkan pada tantangan geografis dan risiko bencana yang tinggi di wilayah ini.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>161955</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 21:09:40</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-16 10:11:22</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>