<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="161939">
 <titleInfo>
  <title>STRATEGI PENGEMBANGAN KAWASAN PRIORITAS MITIGASI GEMPA BUMI BERBASIS ANALISIS RISIKO DAN SATUAN KEMAMPUAN LAHAN (STUDI KASUS:</title>
  <subTitle>KABUPATEN PIDIE JAYA)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Nazirurrahman</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pasca Sarjana</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kabupaten Pidie Jaya berada di jalur sesar aktif Pulau Sumatra dan memiliki tingkat risiko tinggi terhadap gempa bumi. Namun, aspek mitigasi gempa bumi belum terintegrasi dalam dokumen Rencana Tata Ruang Wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan kawasan prioritas mitigasi gempa bumi melalui integrasi analisis risiko gempa bumi dan Satuan Kemampuan Lahan (SKL) berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Metode yang digunakan adalah mix method, dengan analisis spasial berupa overlay antara peta risiko gempa bumi dengan tingkat kerentanan dari data Kajian Bencana Provinsi Aceh Tahun 2022-2026 dan peta kemampuan lahan dari data RTRW Kabupaten Pidie Jaya Tahun 2014–2034. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan dengan risiko gempa bumi tinggi dan kemampuan lahan tinggi (kelas D dan E) mencakup 91,32 km². Kawasan ini ditetapkan sebagai kawasan prioritas mitigasi dan merupakan kontribusi orisinal dalam penelitian ini, karena mengintegrasikan dua pendekatan spasial untuk penentuan lokasi pembangunan yang aman dan adaptif. Peta akhir yang dihasilkan memberikan rekomendasi lokasi spesifik untuk diarahkan dalam revisi RTRW/RDTR serta mendukung penguatan kebijakan mitigasi berbasis spasial. Temuan ini dapat dijadikan model perencanaan tata ruang berbasis risiko di wilayah rawan gempa bumi lainnya.&#13;
&#13;
Kata Kunci: sistem informasi geografi; aktivitas seismik; infrastruktur; kerentanan gempa bumi; Kabupaten Pidie Jaya&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>161939</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 20:48:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-16 10:02:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>