<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="161933">
 <titleInfo>
  <title>EFEKTIFITAS TERAPI SELF HELP GROUP (SHG) TERHADAP PENCEGAHAN PENGGUNAAN NAPZA PADA REMAJA DI ACEH BESAR:</title>
  <subTitle>A RANDOMIZED CONTROL TRIAL (RCT)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sri Jumiati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Magister Ilmu Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>&#13;
NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif) merupakan zat yang sering digunakan dalam penelitian maupun pengobatan, namun jika disalahgunakan dapat berdampak buruk terhadap kesehatan. Remaja termasuk kelompok yang rentan terhadap penyalahgunaan NAPZA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas terapi Self-Help Group (SHG) dalam mencegah penggunaan NAPZA pada remaja di Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan desain randomized controlled trial (RCT) dengan rancangan pretest-posttest control group. Sebanyak 80 peserta dibagi secara acak berdasarkan kelas menjadi dua kelompok, kelompok intervensi (n=40) dari SMP Negeri 1 Sukamakmur dan kelompok kontrol (n=40) dari SMP Negeri 1 Ingin Jaya. Intervensi yang diberikan berupa terapi Self-Help Group (SHG). Hasil analisis menunjukkan bahwa terapi Self-Help Group (SHG) berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan remaja (p=0,001), perubahan sikap (p=0,001), penurunan keinginan mencoba NAPZA (p=0,001) dan self-efficacy (p=0,007). Namun, tidak terdapat pengaruh signifikan terhadap dukungan sosial (p=0,139). Terapi Self-Help Group (SHG) efektif dalam meningkatkan pengetahuan, mengubah sikap, menurunkan keinginan remaja untuk mencoba NAPZA dan meningkatkan self-efficacy remaja. Namun, terapi ini belum menunjukkan efektivitas yang signifikan dalam meningkatkan dukungan sosial remaja dalam pencegahan penggunaan NAPZA.&#13;
Kata kunci: Self Help Group (SHG), sikap, pengetahuan, keinginan mencoba NAPZA,&#13;
self efficacy.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>161933</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 20:39:54</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-16 09:45:54</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>