<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="161881">
 <titleInfo>
  <title>POTENSI KAWASAN PENINGGALAN PERKERETAAPIAN DI ACEH DAN STRATEGINYA SEBAGAI CAGAR BUDAYARN(STUDI KASUS:</title>
  <subTitle>KECAMATAN PADANG TIJI, KABUPATEN PIDIE, ACEH)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>TAMARA KHANSA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Peninggalan perkeretaapian di Aceh, khususnya di Kecamatan Padang Tiji, Kabupaten Pidie, merupakan bagian dari peninggalan kolonial yang memiliki nilai penting dalam aspek historis, arsitektural, dan sosial budaya. Jejak-jejak peninggalan tersebut merefleksikan perkembangan awal infrastruktur transportasi serta dinamika sosial masyarakat Aceh pada masa kolonial. Namun, kondisi saat ini menunjukkan bahwa sebagian besar objek peninggalan tersebut dalam keadaan terbengkalai, tidak terawat, bahkan terancam punah akibat minimnya pelestarian yang dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi potensi kawasan peninggalan perkeretaapian di Kecamatan Padang Tiji sebagai cagar budaya, (2) menganalisis bentuk pelestarian yang telah dilakukan oleh masyarakat setempat, serta (3) merumuskan strategi pelestarian melalui pendekatan analisis deskriptif, analisis tematik dan SWOT. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, pengumpulan data dilakukan melalui melalui observasi lapangan, wawancara mendalam terhadap delapan keyinformant, serta kajian literatur dan dokumen kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Kecamatan Padang Tiji memiliki sembilan belas objek peninggalan perkeretaapian dengan 52,63% berada dalam kondisi kerusakan sedang dan 47,37% dalam kondisi kerusakan rendah. Objek-objek ini tersebar di dua titik potensial dan memenuhi kriteria cagar budaya menurut UU No. 11 Tahun 2010, termasuk nilai sejarah, usia, keutuhan bentuk, dan gaya arsitektur kolonial. (2) Kemudian, masyarakat setempat masih memiliki kepedulian terhadap pelestarian melalui tindakan informal seperti pemeliharaan bangunan. Namun, dalam pelestarian tersebut terdapat sejumlah tantangan diantaranya, belum adanya kebijakan pelestarian spesifik dari pemerintah daerah, serta kondisi fisik bangunan yang mengalami degradasi akibat usia dan faktor lingkungan. (3) Penelitian ini juga merumuskan strategi yang meliputi, mengembangkan wisata sejarah berbasis komunitas; mendorong penetapan kawasan sebagai cagar budaya; dan mengintegrasikan kawasan ke dalam RTRW sebagai zona pelestarian. Dengan strategi ini, diharapkan pelestarian tidak hanya bersifat simbolik, tetapi juga fungsional dan berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi pijakan awal bagi penyusunan kebijakan pelestarian kawasan peninggalan perkeretaapian di Aceh secara berkelanjutan, sekaligus mendorong peningkatan kesadaran publik terhadap pentingnya pelestarian warisan budaya sebagai bagian dari identitas lokal dan potensi pengembangan wisata sejarah.&#13;
Kata Kunci: Peninggalan perkeretaapian, Konservasi, Kawasan Cagar Budaya, Pelestarian, Kecamatan Padang Tiji&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>161881</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 18:22:20</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 21:01:53</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>