<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="161863">
 <titleInfo>
  <title>EVALUASI FASILITAS RAMAH DISABILITAS PADA PERPUSTAKAAN WILAYAH PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RISKA FAJRIANA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Aksesibilitas merupakan prinsip utama dalam mewujudkan ruang publik yang inklusif, termasuk pada fasilitas perpustakaan. Perpustakaan Wilayah Provinsi Aceh sebagai pusat literasi regional memiliki tanggung jawab untuk menyediakan layanan yang ramah disabilitas sesuai dengan standar aksesibilitas nasional dan internasional. Perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan bahan pustaka, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran dan interaksi sosial yang harus dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi ketersediaan dan kelayakan fasilitas bagi penyandang disabilitas di Perpustakaan Wilayah Provinsi Aceh berdasarkan Permen PUPR No. 14 Tahun 2017 dan IFLA Checklist. Menggunakan pendekatan deskriptif evaluatif, data dikumpulkan melalui observasi lapangan, pengukuran fisik, dan wawancara dengan pengguna disabilitas serta staf perpustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase ketersediaan fasilitas ramah disabilitas di Perpustakaan Wilayah Provinsi Aceh sebesar 60%, yang dikategorikan cukup. Hambatan utama meliputi ramp dengan kemiringan tidak standar, tidak tersedianya guiding block, serta kurangnya elemen penting pada toilet aksesibel. Meskipun pengguna disabilitas mengapresiasi keberadaan beberapa fasilitas, mereka masih menghadapi tantangan dalam akses dan penggunaan secara mandiri. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kualitas fasilitas fisik dan pelatihan petugas, agar perpustakaan dapat menjadi ruang yang benar-benar inklusif, mendukung kenyamanan, dan menjamin kesetaraan akses bagi seluruh pengguna, termasuk penyandang disabilitas.&#13;
&#13;
Kata kunci: Perpustakaan Wilayah Aceh, Fasilitas Disabilitas, Aksesibilitas, Evaluasi, Arsitektur Inklusif</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>161863</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 17:55:02</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 20:52:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>