<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="161823">
 <titleInfo>
  <title>PENGEMBANGAN MODUL PELATIHAN KESIAPSIAGAAN BENCANA GEMPA BUMI UNTUK MAHASISWA KEPERAWATAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Saniah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pasca Sarjana (S2)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Indonesia merupakan negara dengan risiko tinggi terhadap bencana gempa bumi, termasuk wilayah Aceh yang terletak pada zona subduksi aktif. Mahasiswa keperawatan sebagai calon tenaga kesehatan diharapkan memiliki kesiapsiagaan yang baik dalam menghadapi situasi bencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas modul pelatihan kesiapsiagaan bencana gempa bumi bagi mahasiswa keperawatan. Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&amp;D) dengan model pengembangan Dick and Carey yang mencakup sepuluh langkah sistematis, mulai dari analisis kebutuhan hingga evaluasi sumatif. Subjek penelitian terdiri atas enam responden pada tahap analisis kebutuhan, tiga pakar pada tahap validasi, sepuluh mahasiswa untuk uji keterbacaan, dan 30 mahasiswa untuk uji efektivitas. Instrumen yang digunakan meliputi kuesioner validasi, uji keterbacaan awal dan akhir, serta kuesioner kesiapsiagaan. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji paired t-test. Validasi dilakukan oleh pakar kebencanaan, keperawatan, dan praktisi lapangan. Hasil validasi menunjukkan bahwa modul berada dalam kategori “valid”, sedangkan uji keterbacaan menunjukkan bahwa modul tergolong “sangat layak”. Uji efektivitas menunjukkan peningkatan skor rata-rata kesiapsiagaan dari 65,6 (kategori “siap”) menjadi 84,2 (kategori “sangat siap”), dengan nilai signifikansi p &lt; 0,05. Dengan demikian, modul pelatihan yang dikembangkan terbukti efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan mahasiswa. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas kesiapsiagaan bencana di lingkungan pendidikan tinggi keperawatan. Penerapan modul ini juga mendukung penguatan kompetensi kesiapsiagaan bencana sejak tahap pendidikan bagi mahasiswa keperawatan&#13;
&#13;
Kata kunci: kesiapsiagaan bencana, gempa bumi, mahasiswa keperawatan, modul pelatihan, pengembangan, Dick and Carey.&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>161823</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 16:48:18</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 20:28:23</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>