<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="161791">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KETERLAMBATAN PROYEK KONSTRUKSI JALAN MENGGUNAKAN METODE FAULT TREE ANALYSIS (FTA)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Iqbal Ramadhan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik S2</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Dalam sebuah proyek, ketepatan waktu dalam mengerjakan suatu pekerjaan haruslah ditekankan di samping mutu pengerjaannya mengikuti standar atau ketentuan yang berlaku. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa terdapat faktor yang bisa menghambat proyek tidak terlaksana sesuai dengan waktu yang telah direncanakan. Keterlambatan proyek tersebut utamanya disebabkan oleh terlambatnya pembebasan lahan, desain yang sering berubah, target pekerjaan tidak sesuai dengan rencana, terbatasnya ketersediaan material, kurangnnya pengawasan kedatangan material, dll. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterlambatan menggunakan metode Fault Tree Analysis (FTA) untuk mengidentifikasi hubungan kausal dan probabilitas pada setiap faktor penyebab serta menganalisis perbandingan hasil yang diperoleh dari data primer dan data sukunder terkait keterlambatan proyek pembangunan jalan. Faktor penelitian meliputi tiga kategori utama yaitu faktor owner, faktor kontraktor dan faktor eksternal. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 11 responden yang dipilih secara purposive, sementara data sekunder didasarkan pada catatan keterlambatan proyek. Hasil analisis menunjukkan probabilitas dengan kontribusi terbesar berasal dari faktor kontraktor (55,22%), diikuti oleh faktor owner (29,45%) dan faktor eksternal (14,93%). Hasil analisis yang diperoleh dari data sekunder menunjukkan faktor pelaksanaan (54,00%), diikuti oleh faktor owner (30,00%) dan faktor eksternal (16,00%). Hasil penelitian ini menunjukkan pentingnya mengantisipasi keterlambatan melalui peningkatan koordinasi dalam pelaksaan, serta pengawasan ketat pada saat perencaan dan pelaksanaan.&#13;
Kata Kunci:	Keterlambatan proyek, Fault Tree Analysis, Probabilitas&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>161791</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 16:16:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 20:10:15</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>