<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="161787">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH KONSENTRASI GEL LIDAH BUAYA DAN LAMA PENYIMPANAN TERHADAP KUALITAS BAWANG MERAH (ALLIUM CEPA L.)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SILVIA ARIFA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Bawang merah (Allium cepa L.) merupakan komoditi hortikultura yang produksinya cenderung melimpah pada saat panen raya sehingga menyebabkan harga menjadi relatif murah. Kadar air yang tinggi menyebabkan bawang merah mudah mengalami kerusakan selama penyimpanan, sehingga diperlukan penanganan untuk menjaga kualitas dan memperpanjang umur simpan pada bawang merah. Salah satu metode yang  untuk memperpanjang umur simpan adalah dengan perlakuan edible coating. Bahan yang umum digunakan dalam pembuatan edible coating yaitu adalah lidah buaya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi gel lidah buaya yang paling efektif untuk menjaga kualitas bawang merah selama penyimpanan.Penelitian ini telah dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih, Laboratorium Hortikultura, Laboratorium Pemuliaan Tanaman, Departemen Agroteknologi Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh, pada bulan Februari sampai Maret 2025. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola faktorial 4 x 4 sehingga terdapat 16 kombinasi perlakuan dengan 3 ulangan yang terdapat 48 unit percobaan. Setiap satuan percobaan terdiri dari 10 sampel umbi bawang merah. Faktor yang diteliti adalah pengaruh konsentrasi gel lidah buaya dan lama penyimpanan terhadap kualitas bawang merah. Faktor pertama adalah konsentrasi gel lidah buaya yang terdiri atas 4 taraf yaitu: 0%, 15%, 20%, dan 25%. Faktor kedua adalah lama penyimpanan yang terdiri atas 4 taraf yaitu: 1 minggu, 2 minggu, 3 minggu, dan 4 minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi gel lidah buaya 20% mampu menekan susut bobot serta mempertahankan kadar air, allicin, vitamin C, dan mutu organoleptik. Lama penyimpanan terbaik adalah 1 minggu, dengan mutu fisikokimia yang masih terjaga. Terdapat interaksi antara konsentrasi gel dan lama penyimpanan, di mana kombinasi 20% gel lidah buaya dan 3 minggu penyimpanan menghasilkan susut bobot terendah, serta kombinasi 20% gel dan 2 minggu penyimpanan mampu mempertahankan kecerahan (warna L) secara optimal.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Bawang Merah,  Edible Coating, Lama Penyimpanan, Lidah Buaya&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>161787</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 16:11:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 20:07:24</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>