<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="161783">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI KAPABILITAS PEMULIHAN DALAM MENGANTISIPASI KERENTANAN RANTAI RNPASOK KONSTRUKSI DI PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ABDI DZIL IKRAM</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Proyek konstruksi memiliki rantai pasok yang kompleks dan sangat rentan terhadap berbagai gangguan, yang sering kali berdampak pada keterlambatan pelaksanaan dan pembengkakan biaya. Oleh karena itu, penting untuk mengidentifikasi potensi kerentanan dalam sistem rantai pasok serta memahami faktor-faktor kapabilitas yang dapat memperkuat ketahanannya. Dalam penelitian ini, kapabilitas pemulihan dianalisis melalui tiga faktor utama, yaitu adaptabilitas, pemulihan, dan posisi pasar. Melalui pemetaan terhadap kerentanan dan kapabilitas tersebut, dapat ditentukan prioritas strategis guna meningkatkan ketahanan rantai pasok pada proyek konstruksi. Penelitian ini difokuskan pada sebelas perusahaan kontraktor berkualifikasi besar yang beroperasi di Provinsi Aceh. Tujuan utama penelitian adalah untuk menetapkan prioritas faktor kapabilitas pemulihan yang berperan penting dalam menjaga stabilitas rantai pasok konstruksi. Metode yang digunakan adalah Quality Function Deployment (QFD) dengan pendekatan House of Quality (HoQ), melalui pengumpulan data primer menggunakan kuesioner. Data dianalisis secara deskriptif untuk menghitung bobot kerentanan (Wi) dan nilai hubungan (Rij), yang selanjutnya digunakan untuk memperoleh nilai Absolute Importance (AI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor adaptabilitas memperoleh prioritas tertinggi dengan nilai AI sebesar 4,739, diikuti oleh pemulihan (4,507) dan posisi pasar (4,359). Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan kapabilitas adaptabilitas berperan penting dalam mengantisipasi kerentanan, sehingga operasional proyek konstruksi dapat tetap berjalan sesuai rencana.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>161783</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 16:10:41</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 16:44:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>