<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="161749">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH FUNGI MIKORIZA ARBUSKULAR  DAN PUPUK KANDANG TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS LABAN, PRODUKSI DAN KUALITAS RUMPUT GAJAH  (PENNISETUM PURPUREUM SEHUM.)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Khalidin</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Konservasi Sumberdaya Lahan</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian  ini  bertujuan   untuk  mengetahui  pengaruh   fungi   mikoriza   arbuskular (FMA)   dan  pupuk  kandang  terhadap   peningkatan   kualitas   lahan,   produksi  dan kualitas  rumput  gajah.  Metode  yang  digunakan  adalah  percobaan  lapangan  yang disusun dengan  menggunakan  rancangan  acak  kelompok pola  faktorial  yang terdiri dari dua faktor yaitu FMA dan pupuk kandang dengan tiga ulangan. Perlakuan FMA terdiri  dari  dua  taraf   yaitu  tanpa  FMA  dan  menggunakan   FMA   10 g  lubang', sedangkan  faktor pupuk kandang  empat taraf yaitu 0,  15,  30, dan 45 ton ha'.  Hasil penelitian menunjukkan  bahwa interaksi terbaik terhadap N-total tanah dijumpai pada perlakuan tanpa FMA dengan dosis pupuk kandang 45 ton ha'.  Terhadap  kolonisasi akar pada perlakuan  FMA  10  g lubang' dengan  dosis pupuk  kandang  15  ton ha', sedangkan interaksi terbaik terhadap  protein kasar dan serat kasar rumput gajah umur pemotongan  50 hari setelah tanam terdapat pada perlakuan tanpa FMA  dengan dosis pupuk  kandang   15  ton  ha'.  Perlakuan  FMA  10  g lubang'  menghasilkan  indeks stabilitas agregat,  pH, C-organik, P-tersedia, dan kapasitas tukar  kation  (KTK) tanah lebih  tinggi  dibandingkan  dengan  perlakuan  tanpa  FMA.  Perlakuan  dosis  pupuk kandang   45   ton   ha·    menghasilkan   indeks   stabilitas   agregat,    pH,   C-organik, P-tersedia, K-dapat  dipertukarkan,  dan KTK serta produksi rumput gajah lebih tinggi dibandingkan dengan  perlakuan  dosis  30  ton  ha',   15  ton  ha',   dan  tanpa  pupuk kandang.&#13;
&#13;
Kata kunci   :  fungi mikoriza arbuskular, pupuk kandang, kualitas lahan, protein kasar, dan serat kasar&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>161749</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 15:49:39</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 15:49:39</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>