<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="161689">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS ANGKUTAN SEDIMEN DARI SUNGAI PALU SETELAH 6 TAHUN TSUNAMI PALU 2018 MENGGUNAKAN METODE MODIFIED UNIVERSAL SOIL LOSS EQUATION</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SITI MUNIRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tsunami Palu tahun 2018 menyebabkan perubahan besar terhadap morfologi kawasan pesisir dan Daerah Aliran Sungai (DAS) Palu, termasuk dinamika sedimentasi yang terjadi pascabencana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis volume angkutan sedimen dari DAS Palu selama enam tahun setelah tsunami menggunakan metode Modified Universal Soil Loss Equation (MUSLE), serta mengevaluasi akumulasi aktual sedimen di Teluk Palu. Analisis dilakukan secara spasial menggunakan data tutupan lahan, jenis tanah, curah hujan harian, dan topografi dari model Forest and Buildings Removed Digital Elevation Model (FABDEM), yang diolah dengan perangkat lunak Sistem Informasi Geografis (SIG). Estimasi erosi permukaan dihitung menggunakan metode Modified Universal Soil Loss Equation (MUSLE) dan dikalibrasi dengan nilai Sediment Delivery Ratio (SDR) sebesar 0,18, berdasarkan luas DAS. Hasil menunjukkan bahwa total volume sedimen dari DAS Palu selama periode 2019-2024 mencapai 1.399.862 m³, dengan volume yang mencapai outlet DAS sebesar 256.910 m³. Akumulasi aktual di Teluk Palu berdasarkan analisis batimetri tahun 2019 dan 2024 menunjukkan volume positif sebesar 812.508,4 m³ dan erosi dasar laut sebesar 416.502,4 m³, sehingga menghasilkan volume netto sebesar 396.006 m³. Nilai ini menunjukkan bahwa sedimen dari DAS Palu merupakan kontributor utama terhadap akumulasi sedimen di Teluk Palu. Meski demikian, kemungkinan adanya kontribusi tambahan dari proses lain seperti longsoran bawah laut, erosi pantai, atau aktivitas manusia tetap perlu diperhitungkan. Penelitian ini berkontribusi penting dalam pemahaman sedimentasi pascatsunami dan perencanaan pengelolaan DAS serta wilayah pesisir secara berkelanjutan.&#13;
Kata kunci: sedimen, sungai palu, MUSLE, tsunami, teluk palu</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>161689</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 14:50:43</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 15:05:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>