<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="161681">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KUALITAS FISIK DAN SENSORI KOPI LIBERIKA (COFFEA LIBERICA) TANGSE  PADA BERBAGAI KETINGGIAN TEMPAT PENANAMAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yusmaini</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian (S2)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Aceh merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang menghasilkan kopi dengan kualitas terbaik. Terdapat berbagai jenis kopi yang dihasilkan di Aceh, seperti Arabika, Robusta, dan Liberika. Namun, kopi Liberika belum begitu dikenal masyarakat luas, meskipun kopi ini memiliki cita rasa yang khas, yaitu cita rasa kakao (Artocarpus heterophyllus). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik fisikokimia kopi Liberika Tangsi sebagai fungsi ketinggian tempat budidaya. Penelitian ini menggunakan kopi Liberika dari 3 tingkat ketinggian tempat, yaitu ketinggian tempat di bawah 600 mdpl (T1), 600 mdpl - 800 mdpl (T2), dan ketinggian tempat di atas 800 mdpl (T3). Hasil penelitian diperoleh ukuran buah dalam 100 gram pada setiap tinggi tempat tanam rata-rata 58 buah dan jumlah biji rata-rata dalam 100 gram 690. Nilai TPT T1 1,27a, T2 1,50a dan T3 1,83b ◦Brix. Kadar air pada sampel kopi T1 9,10%, T2 9,54% dan T3 11,65%. Nilai pH pada T1 5,93, T2 6,07 dan T3 6,16. Nilai kafein pada T1 1,10%, T2 1,11% dan T3 1,12%. Total asam pada T1 13,38%, T2 17,57% dan T3 19,43%. Kesimpulan penelitian ini adalah ukuran buah dan biji, kadar kafein menunjukkan kesamaan. Nilai TDS, kadar air, total asam dan pH menunjukkan perbedaan untuk setiap ketinggian lokasi penanaman.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>161681</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 14:48:32</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 15:04:15</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>