<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="161653">
 <titleInfo>
  <title>EFEKTIFITAS BIBLIOTHERAPY UNTUK MENINGKATKAN SUBJECTIVE WELL-BEING PADA REMAJA DAYAH DI ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Andi Mulyadi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan (S2)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Subjective well-being sangat penting untuk remaja dayah karena dapat mempengaruhi perkembangan psikologis di masa depan. Remaja dengan subjective well-being rendah dapat menyebabkan rendahnya kepuasan hidup dan keseimbangan emosional sehingga remaja dapat melakukan perilaku beresiko, seperti membolos, merokok, berkelahi, melanggar peraturan, dan lain sebagainya. Hal ini merupakan masalah yang harus segera ditangani dengan penatalaksanaan intervensi yang tepat. Bibliotherapy merupakan intervensi psikologis yang menggunakan bahan bacaan sebagai sarana untuk membantu remaja mengatasi masalah emosional dan kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas bibliotherapy terhadap peningkatan subjective well-being pada remaja dayah. Design penelitian menggunakan quasi-eksperimen one group pre-post-test. Penentuasn jumlah sampel menggunakan tabel cohen yang terdiri dari 61 remaja dayah dengan SWB rendah yang dipilih secara quota sampling. Intervensi bibliotherapy diadopsi dari penelitian lain yang memiliki enam sesi dilakukan selama tiga hari, dengan dua sesi per hari, masing-masing berdurasi 15-30 menit. Pre-test dilakukan tiga hari sebelum intervensi dimulai, sedangkan post-test dilakukan langsung setelah seluruh sesi intervensi selesai. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen Satisfaction with Life Scale (SWLS) dan Scale of Positive and Negative Experience (SPANE) yang diisi oleh responden secara self-report. Data dianalisis menggunakan uji Paired Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan sebelum dan setelah intervensi bibliotherapy terhadap subjective well-being  (p= 0,001), life satisfaction (p= 0,001) dan affect positive and affect negative (p= 0,001). Dengan demikian, bibliotherapy terbukti efektif meningkatkan subjective well-being pada remaja dayah di Aceh Besar. Oleh karena itu, direkomendasikan kepada penanggung jawab kesehatan dayah agar berkolaborasi dengan tenaga kesehatan Puskesmas atau perawat komunitas untuk melaksanakan intervensi bibliotherapy secara berkelanjutan.&#13;
&#13;
Kata kunci	: Subjective well-being, Kesehatan remaja, dayah.&#13;
Referensi	: 5 buku, 42 artikel, (1984-2024)</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>161653</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 14:25:14</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 14:51:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>