<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="161651">
 <titleInfo>
  <title>PERAWATAN AIR CONDITINER (AC) SPLIT DI BENGKEL SAUDARA JAYA TEKNIK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ziaul Fadhlin</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik (D3)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Laporan Kerja Praktek</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penggunaan Air Conditioner (AC) Split sebagai sistem pendingin udara di lingkungan rumah tangga semakin meluas, terutama di daerah beriklim panas dan lembap. Kinerja Air Conditioner (AC) sangat bergantung pada kondisi komponen seperti evaporator, kondensor, thermistor, dan tekanan refrigeran. Penurunan kinerja atau kerusakan komponen dapat menyebabkan berkurangnya efisiensi pendinginan dan meningkatnya konsumsi energi listrik. Oleh karena itu, perawatan rutin dan menyeluruh menjadi langkah penting untuk menjaga agar sistem Air Conditioner (AC) tetap bekerja optimal dan hemat energi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan perawatan Air Conditioner (AC) Split serta dampaknya terhadap peningkatan kinerja sistem dan efisiensi energi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus secara kualitatif di Bengkel Saudara Jaya Teknik, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung, wawancara dengan teknisi, dokumentasi lapangan, dan studi pustaka. Objek penelitian adalah unit Air Conditioner (AC) Split rumah tangga merek Panasonic berkapasitas 1 PK menggunakan refrigeran R22. Hasil menunjukkan bahwa unit mengalami kerusakan pada komponen thermistor dan kekurangan tekanan refrigeran. Setelah dilakukan perawatan berupa pembersihan, penggantian komponen, dan pengisian ulang refrigeran, unit Air Conditioner (AC) menunjukkan peningkatan kinerja pendinginan. Tekanan sistem kembali stabil pada 80 psi, setelah sebelumnya hanya berada di kisaran 50 psi. Konsumsi energi juga menjadi lebih efisien. Kesimpulannya, perawatan berkala berkontribusi besar dalam menjaga performa sistem, memperpanjang umur pakai komponen, serta mengurangi risiko kerusakan pada Air Conditioner (AC) Split.&#13;
&#13;
Kata kunci: AC Split, Perawatan, Refrigeran, Thermistor, Efisiensi Energi</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>161651</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 14:23:17</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 14:49:54</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>