<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="161605">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH DEFORESTASI TERHADAP DEBIT BANJIR DI KECAMATAN TANGSE KABUPATEN PIDIE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Ariq Naufal</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Univesitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penggunaan lahan dan perubahan iklim mempunyai dampak penting terhadap siklus hidrologi. DAS Teunom merupakan sub-DAS yang berada di hulu Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, dengan luas DAS sekitar 2.550 km². DAS tersebut telah mengalami perubahan fungsi lahan seperti deforestasi, yaitu alih fungsi hutan menjadi kawasan pemukiman. Hal ini mempengaruhi kemampuan lahan dalam menyerap air hujan dan meningkatkan aliran permukaan di kawasan tersebut. Tangse juga telah mengalami banjir. Salah satu hipotesis penyebab banjir tersebut adalah deforestasi. Kerugian yang ditimbulkan akibat banjir ini di antaranya adalah gangguan transportasi, kerusakan infrastruktur, risiko penyakit menular, terganggunya pasokan air bersih, dan kerusakan harta benda masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan upaya mitigasi yang terencana dan terkoordinasi untuk meminimalkan kerugian dan meningkatkan keseimbangan kondisi alam. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana deforestasi mempengaruhi perilaku suatu daerah aliran sungai yang mengalami perubahan tutupan lahan, sehingga dapat menjadi dasar pertimbangan perubahan penggunaan lahan di bagian hulu sungai.Analisis spasial terhadap data pendukung seperti data curah hujan, data aliran, dan peta deforestasi dilakukan dengan menggunakan software QGIS, dan perhitungan hidrologi dilakukan dengan metode Hidrograf Satuan Sintetis Soil Conservation Services (HSS-SCS). Berdasarkan hasil analisis, deforestasi di Kecamatan Tangse selama periode 2013-2023 menunjukkan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kejadian banjir. Luas hutan berkurang dari 24.740,14 ha pada tahun 2013 menjadi 22.217,53 ha pada tahun 2023, atau berkurang sebesar 2.522,61 ha (10,2%). Akibatnya, debit banjir meningkat dari 105,27 m³/detik pada tahun 2013 menjadi 140,15 m³/detik pada tahun 2023. Penurunan tutupan hutan berdampak pada berkurangnya kapasitas infiltrasi dan peningkatan limpasan permukaan, yang secara langsung meningkatkan risiko banjir di wilayah tersebut.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>161605</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 13:21:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 16:17:12</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>