<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="16160">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN PENGETAHUAN PEREMPUAN TENTANG KANKER SERVIKS DENGAN PARTISIPASINYA DALAM DETEKSI DINI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Reina Inka Amanda Sugihen</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kanker serviks adalah perubahan sel-sel abnormal menjadi sel-sel kanker yang terjadi di jaringan serviks. Tingginya insiden kanker serviks di Indonesia ternyata ada kaitannya dengan kesadaran perempuan yang sudah menikah untuk memeriksakan diri dengan tes Pap smear sebagai upaya deteksi dini kanker serviks. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat seberapa jauh hubungan pengetahuan perempuan mengenai kanker serviks dengan partisipasinya dalam deteksi dini. Penelitian dilakukan pada perempuan yang berkunjung ke Poliklinik Kebidanan dan Kandungan, Laktasi dan PKBRS BLUD RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Metode penelitian bersifat studi cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara proportionate simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara terpimpin dengan panduan kuesioner. Pengambilan data dilakukan selama bulan Januari 2013. Analisa data menggunakan  chi-square. Hasil penelitian didapatkan bahwa dari 72 responden didapatkan 31 orang (43,1%) berpengetahuan baik, dan 41 orang (56,9%) berpengetahuan kurang baik. Didapatkan pula bahwa 38 orang (52,8) memiliki keinginan untuk melakukan pemeriksaan dini kanker serviks, dan 34 orang (47,2) menolak untuk melakukan pemeriksaan dini kanker serviks. Hasil uji chi-square didapatkan p-value 0,000 yang berarti p-value &lt; 0,05. Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan perempuan mengenai kanker serviks dengan partisipasinya dalam deteksi dini.</note>
 <subject authority="">
  <topic>CANCER</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CERVIX DISEASE-GYNECOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>618.14</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>16160</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-09-07 16:53:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-09-21 11:03:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>