<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="161593">
 <titleInfo>
  <title>INNOVATIVE GOVERNANCE BADAN KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA NASIONAL ACEH DALAM OPTIMALISASI PROGRAM DAPUR SEHAT ATASI STUNTING PADA GAMPONG LAM UJONG KECAMATAN BAITUSSALAM ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Annis Fadila</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Stunting merupakan salah satu permasalahan gizi kronis yang menghambat tumbuh kembang anak, baik secara fisik maupun kognitif, dan menjadi tantangan besar dalam pembangunan sumber daya manusia di Indonesia. Sebagai upaya percepatan penurunan stunting, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Aceh meluncurkan Program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) sebagai bentuk inovasi tata kelola publik (innovative governance). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana inovasi tata kelola diterapkan oleh BKKBN Aceh dalam optimalisasi program dapur sehat atasi stunting di Gampong Lam Ujong, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar, serta bagaimana implikasinya terhadap masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teori yang digunakan adalah teori innovative governance (Sangkala dalam Tahir, 2015) yang mencakup lima indikator: layanan terintegrasi, desentralisasi, pemanfaatan kerjasama, pelibatan masyarakat, dan pemanfaatan teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program dapur sehat atasi stunting cukup efektif dalam menurunkan risiko stunting melalui pemanfaatan sumber daya lokal, seperti daun kelor, serta keterlibatan aktif kader PKK, posyandu, dan tenaga kesehatan. Namun demikian, pelaksanaan program belum sepenuhnya optimal karena masih minimnya kolaborasi dengan pihak swasta dan belum digunakannya aplikasi digital seperti BANDIT’D secara maksimal. Rendahnya literasi digital dan belum adanya pelatihan menjadi kendala utama. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan peningkatan kapasitas digital bagi pelaksana program di tingkat desa, serta pembukaan ruang kerja sama dengan sektor swasta guna memperkuat keberlanjutan dan efektivitas program dapur sehat atasi stunting.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Innovative governance, Dapur Sehat Atasi Stunting, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Aceh&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>161593</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 13:11:09</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 16:04:27</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>