<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="161445">
 <titleInfo>
  <title>PEMANFAATAN OXBOW LAKE PADA DAS KRUENG TAMIANG SEBAGAI SARANA MITIGASI KEKURANGAN AIR BERSIH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Miftahul Chosyi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fak. Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Oxbow lake yang merupakan sisa-sisa belokan (meander) sungai asli berpotensi menjadi nature-based solution dari kedua permasalahan, yaitu banjir dan kekurangan air bersih melalui pemanfaatannya menjadi kolam retensi. Namun sayangnya belum ada studi detail mengenai pemanfaatan oxbow lake, bahkan oxbow ini terabaikan hingga berdampak buruk bagi lingkungan atau dijadikan kolam secara ilegal oleh masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis potensi pemanfaatan oxbow sebagai penyedia air bersih serta menghasilkan desain kolam retensi oxbow dan jaringan pipa air bersih yang optimal. Penelitian dilakukan pada oxbow lake di DAS Krueng Tamiang, salah satu DAS yang kerap mengalami banjir dan Kecamatan Karang Baru sebagai wilayah yang memiliki kebutuhan tinggi terhadap air bersih. Penelitian ini diawali dengan perumusan masalah, studi literatur, pengumpulan data primer dan sekunder, perkiraan kebutuhan air bersih, perhitungan kapasitas guna kolam retensi oxbow, perencanaan jaringan pipa air bersih, dan interpretasi hasil. Hasil analisis menunjukkan bahwa kebutuhan air bersih maksimum di Kecamatan Karang Baru pada tahun 2045 diperkirakan sebesar 49,05 l/d, dengan kebutuhan jam puncak mencapai 85,84 l/d. Sementara itu, kolam retensi oxbow ini memiliki kapasitas berguna sebesar 606,42 x 103 m3, dimana volume ini mampu memenuhi kebutuhan air bersih selama ±4,6 bulan untuk satu siklus banjir atau sekitar 38,3% untuk kebutuhan air bersih tahunan. Dalam perencanaan desain, inlet kolam oxbow ditetapkan pada elevasi +5 mdpl dan intake air bersih pada elevasi +3,5 mdpl. Selanjutnya, direncanakan penggunaan pipa transmisi tipe HDPE berdiameter 200 mm yang dilengkapi dengan 1 unit pompa (dengan head efektif 8,85 m dan daya 4,34 kW) serta pipa distribusi utama berdiameter 300 mm yang dilengkapi 1 unit pompa (dengan head minimal 35,6 m dan daya 30,97 kW). Simulasi menunjukkan bahwa kolam retensi oxbow memiliki potensi sebagai infrastruktur berbasis alam yang layak untuk mendukung pasokan air bersih berkelanjutan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>161445</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 11:44:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 12:07:19</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>